Journal of Telenursing (JOTING) Volume 4, Nomor 2, Desember 2022 e-ISSN: 2684-8988 p-ISSN: 2684-8996 DOI : https://doi.org/10.31539/joting.v4i2.4252 568 FAKTOR RISIKO TERJADINYA ANEMIA PADA IBU HAMIL Odi Lodia Namangdjabar 1 , Pius Weraman 2 , Ignasensia Dua Mirong 3 Poltekkes Kemenkes Kupang 1,3 Universitas Nusa Cendana Kupang 2 odinamangdjabar222@gmail.com 1 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko terjadinya anemia pada ibu hamil di Puskesmas Baumata Kabupaten Kupang Tahun 2022. Metode yang digunakan adalah observasional dengan pendekatan cross sectional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jumlah ibu hamil yang memiliki umur beresiko adalah sebanyak 28 responden (63,8%), ibu hamil dengan jarak kehamilan beresiko sebanyak 21 responden (51,2%), ibu hamil dengan status gizi yang beresiko Kurang Energi Kronis (KEK) berjumlah 25 responden (61%) dan ibu hamil dengan pengetahuan yang kurang tentang anemia berjumlah 24 responden (58,5%). Simpulan, terdapat hubungan yang bermakna antara umur, jarak kehamilan, status gizi dan pengetahuan dengan kejadian anemia pada ibu hamil. Kata Kunci: Anemia, Ibu hamil, Jarak Kehamilan, Pengetahuan, Status Gizi, Umur ABSTRACT This study aims to determine the risk factors for anemia in pregnant women at the Baumata Health Center, Kupang Regency, in 2022. The method used is observational with a cross-sectional approach. The results showed that the number of pregnant women who had a risky age was 28 respondents (63.8%), pregnant women with a risky pregnancy interval were 21 respondents (51.2%), pregnant women with nutritional status who were at risk of Chronic Energy Deficiency (KEK) totaled 25 respondents (61%) and pregnant women with less knowledge about anemia amounted to 24 respondents (58.5%). In conclusion, there is a significant relationship between age, gestational distance, nutritional status and knowledge with the incidence of anemia in pregnant women. Keywords: Anemia, Pregnant women, Pregnancy Distance, Knowledge, Nutritional Status, Age