Jurnal Kesehatan Volume 12, Nomor 3, Tahun 2021 ISSN 2086-7751 (Print), ISSN 2548-5695 (Online) http://ejurnal.poltekkes-tjk.ac.id/index.php/JK 389 Efek Samping Terapi Antiretroviral dan Kepatuhan Berobat Penderita HIV/AIDS Side Effects of Antiretroviral Therapy and Medication Adherence among HIV/AIDS Patients Rico Januar Sitorus 1 , Novrikasari 2 , Rizma Adlia Syakurah 3 , Merry Natalia 4 1,2,3 Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya, Indonesia 4 Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP), Palembang, Indonesia ARTICLE INFO ABSTRACT/ ABSTRAK Article history Received date 14 Oct 2021 Revised date 25 Oct 2021 23 Nov 2021 Accepted date 26 Nov 2021 Keywords: Adherence; Antiretrovirals; HIV/AIDS; Side-effects. Antiretroviral treatment side-effects and patient compliance with medical instructions continue to be a growing challenge for HIV/AIDS patients. Arv therapy has resulted in a substantial intervention that has been successful in preventing transmission and opportunistic infection. The main objective of this study was to analyze the association between side-effects of ARV therapy and medication adherence as well as another potential confounding such as opportunistic infection, family support, stress level, knowledge of ARV, marital status, and occupation. This study is a quantitative approach by using cross-sectional methods. A total of 244 respondents from 1.180 patients with confirmed HIV registered in the Care Support and Treatment (CST) service and Sriwijaya Community in the City of Palembang to respond to the survey. Non-random sampling was used to collect the samples. As the result, the majority of the respondents were male (84,43 %), ≥30 years old (57,4%), and secondary school graduates (52%). After adjusting with stress and opportunistic infection variable, a Multivariate regression analysis revealed a positive relationship between side effects and medication adherence (p-value of 0,041; 0,05), OR Adj 2,131 (1,190-4,988). PLHV who had adverse effects had a 2.131 times worse adherence rate than those who did not. In conclusion, medication adherence must be greatly improved in light of therapeutic side effects, stress levels, and opportunistic infection. Kata kunci: Kepatuhan; Antiretrovirals; HIV/AIDS; Efek samping. Tantangan utama yang dihadapi pasien yang menjalani pengobatan terapi antiretroviral adalah efek samping pengobatan dan kepatuhan dalam menjalankan pengobatan. Pengobatan dengan terapi ini dapat mengurangi transmisi penularan, dan mencegah infeksi oportunistik. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan antara efek samping terapi arv dengan kepatuhan berobat serta mempertimbangkan potensial confounding yaitu infeksi oportunistik, dukungan keluarga, pengetahuan arv, status menikah, dan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain potong lintang (cross-sectional). Populasi penelitian ini adalah seluruh orang dengan HIV/AIDS (ODHA) yan tercatat di layanan Care Support and Treatment (CST) dan Komunitas Sriwijaya Plus di Kota Palembang sebanyak 1.180 dengan besar sampel minimum 244 orang. Teknik pengambilan sampel dilakukan secara non-random yaitu purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mayoritas responden berjenis kelamin laki-laki (84,43%), berada pada usia 30 tahun (57,4%), memiliki tingkat pendidikan SMA sebesar 52%. Pada analisis multivariat terbukti bahwa efek samping berhubungan secara signifikan terhadap kepatuhan menjalankan pengobatan dengan p-value 0,041;0,05 dengan nilai OR Adj 2,131 (1,190-4,988) setelah dikontrol dengan variabel stres dan infeksi opportunistik. Ini menunjukkan bahwa ODHA yang mengalami efek samping memiliki kemungkinan 2,131 kali lebih besar untuk tidak patuh berobat arv dibandingkan dengan yang memiliki efek samping. Peningkatan kepatuhan berobat harus dilakukan secara komprehensif dengan mempertikan efek samping pengobatan, tingkat stres pasien dan adanya infeksi oportunistik. Corresponding Author: Rico Januar Sitorus Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Sriwijaya, Indonesia Email: rico_januar@fkm.unsri.ac.id