Nama : Christian Adrian Juniartha NIT : 16072010008 Prodi : D.IV LLU 27 Mata Kuliah : Collaborative Decision Making Dosen : Ari Satria S., SE., M.M. Mengenal Istilah Turnaorund dalam Penerbangan Turnaround Time, juga dikenal sebagai Turnaround, mengacu pada jumlah waktu yang dihabiskan oleh sebuah penerbangan di bandara antara mendarat dan berangkat lagi. Periode waktu ini mencakup berbagai aktivitas seperti menurunkan penumpang dan bagasi, pengisian bahan bakar, pembersihan dan pemeliharaan, memuat penumpang dan bagasi baru, dan menyelesaikan persiapan lain yang diperlukan untuk penerbangan berikutnya. Maskapai penerbangan menghasilkan uang ketika pesawat mereka terbang, dan setiap maskapi penerbangan bertujuan untuk membuat pesawatnya mengudara sebanyak mungkin untuk alasan itu. Hal ini membutuhkan operasi bandara yang efisien dan terkoordinasi untuk meminimalkan waktu yang dihabiskan di darat. Setiap pesawat yang tiba dan berangkat dari bandara harus menyelesaikan proses Turnorund. Dalam penerbangan, Turnaorund Time adalah metrik penting karena secara langsung mempengaruhi efisiensi dan profitabilitas sebuah maskapai penerbangan. Waktu penyelesaian yang lebih singkat memungkinkan lebih banyak penerbangan yang dioperasikan setiap hari, meningkatkan pemanfaatan pesawat dan mengurangi biaya per penerbangan. Selain menurunkan penumpang dan kargo sebelum memuat penumpang dan kargo baru, ada banyak kegiatan penting yang harus diselesaikan saat pesawat berada di darat. Pesawat dibersihkan, diservis, diperiksa, diisi bahan bakar, dan dipasok kembali. Setiap kegiatan dapat dilakukan oleh organisasi dan perusahaan yang berbeda, tetapi mereka semua harus menyelesaikan tugasnya dalam jangka waktu tertentu.