JURNAL MAQASIDUNA: ILMU HUMANIORA, PENDIDIKA & ILMU SOSIAL Mukhlisina Revolution Center (MRC) ISSN: 2807-6230 Vol: 2 No 1 Tahun 2022 PERAN ORANG TUA DALAM PEMILIHAN FILM KARTUN YANG DAPAT MEMPENGARUHI PERILAKU ANAK USIA DINI Annisa Wahyuni 1 , Nanda Padliyah 2 SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NEGERI MANDAILING NATAL Email: padliyahnanda21@gmail.com ABSTRAK: Anak sangat rentan dan beresiko dalam menyerap apa yang ditayangkan televisi, sehingga perlu pendampingan dari orang tua yang paham akan efek dari televisi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa besar peran orang tua dalam pemilihan film kartun kepada anak dan pengaruh film kartun terhadap perilaku anak-anak. Dimana jenis penelitian ini menggunakan metode Deskriptif.. Pengaruh film kartun terhadap perilaku dan perkembangan perilaku anak pra-sekolah. Hasil penelitiannya menunjukkan bahwa pemilihan film kartun sangat berpengaruh terhadap perilaku perkembangan anak dalam kehidupan sehari-harinya, sebagai contoh perilaku yang menirukan tingkah laku dalam film tersebut baik itu bahasa maupun perilakunya peran antar tokoh film kartun tersebut. Kata kunci : Peran orang tua, Film kartun, perilaku anak. PENDAHULUAN Pada perkembangan zaman di masa sekarang seperti acara televisi, film di layar telephone yang memberikan tayangan yang menarik dan menghibur.anak-anak adalah generasi penerus bangsa. Masa anak adalah masa yang menentukan tahap-tahap perkembangannya di masa yang akan datang. Dengan adanya perkembangan anak dalam melihat film animasi kartun dapat menirukan apapun yang dilakukan oleh karakter animasi kartun tersebut.Anak-anak usia pra- sekolah itu mudah dalam hal meniru dan menghafal apa yang dilakukan karakter dalam animasi tersebut. Dimasa sekarang banyak anak-anak yang menyukai film kartun diantaranya film upin ipin. Dimana kartun ini tayang setiap harinya pada pukul 1 siang dan 6 malam. Film animasi upin ipin memiliki keunikan yang bisa membuat anak-anak tertarik untuk melihatnya. Keunikan ini berupa bahasa dari upin ipin dan kepala mereka yang tidak mempunyai rambut yang menjadi daya tarik untuk menontonnya. Tidak jarang anak-anak mengikuti gaya dan peran tokoh dalam film kartun misalnya saja pada film kartun naruto anak-anak yang mengidolakan film naruto akan meminta pakaian seperti naruto, yang berwarana kuning. Menurut (Sinta S.) Adanya film kartun di Indonesia tidak selalu berdampak buruk bagi anak- anak. Namun ada beberapa hal yang disalah artikan oleh anak-anak. Seperti yang kita ketahui bahwa anak dilahirkan kondisinya tabula rasa atau seperti kertas kosong yang bersih. Pikiran anak merupakan hasil dari pengalaman dan proses belajarnya yang diperoleh melalui inderanya. Peran orang tua dalam perkembangan anak sangat penting karena orang tua harus bertanggung jawab mengajari anak tentang kendali diri serta, memilih,mengarahkan, dan menentukan lingkungan serta pengalaman yang baik dan sesuai sejak anak lahir.Maka diperlukannya suatu pengawasan terhadap anak-anak dan mendidiknya dengan baik. Karena jika tidak terpantau anak-anak akan sulit di kendalikan.