Bili K. Dowa., Lasmawan I. Wayan., Suastika I. Nengah (2023). Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata. Vol. 4 (1) hal. 424-428. Jurnal Pendidikan Dasar Flobamorata ISSN 2721-8996 https://e-journal.unmuhkupang.ac.id/index.php/jpdf Vol. 4 (1) 2023, hal. 424-428 IMPLEMENTASI LAYANAN MEMBACA GRATIS MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA ANAK Kristoforus Dowa Bili 1 ., I Wayan Lasmawan 2 ., I Nengah Suastika 3 1 Universitas Katolik Weetebula., 23 Universitas Pendidikan Ganesha kristo.stkipsweet@gmail.com 1 ., lasmawanizer@yahoo.com 2 ., nengah.suastika@undiksha.ac.id 3 INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 12-Januari-2023 Disetujui: 31-Maret-2023 Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi layanan membaca gratis yang dilakukan oleh tim Learning Center Umma Manganne yang berlokasi di Universitas Katolik Weetebula (Unika Weetebula) dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca anak di sekitar Kampung Pamulla Kadammu, Desa Watu Kawula, Kecamatan Kota Tambolaka, Kabupaten Sumba Barat Daya, Nusa Tenggara Timur. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Informan dalam penelitian ini terdiri dari empat orang staf Learning Center Umma Manggane yang melayani anak dalam membaca gratis. Data diperoleh melalui hasil wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data menggunakan tiga tahapan yaitu data reduction, data display, dan conclusion drawing/verification. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan membaca gratis oleh tim Learning Center Umma Manganne sejak Juni-Desember 2022 dengan rata-rata 3 kali per bulan, telah terlaksana dengan baik. Anak-anak yang mendapatkan layanan membaca gratis mengalami peningkatan kemampuan membaca. Namun, setiap anak memiliki peningkatan kemampuan membaca yang berbeda-beda; ada anak yang mengalami peningkatan kemampuan membaca cepat dan terdapat anak yang mengalami peningkatan kemampuan membaca lambat. Terdapat kendala yang dialami oleh tim dalam layanan membaca gratis, yaitu: pada pertemuan-pertemuan awal membaca gratis, banyak anak pada masing-masing jenjang usia yang sulit diatur dan diarahkan; Selain itu, masalah cuaca. Jika terjadi hujan maka halaman rumah dan rumah warga tidak representatif untuk kegiatan layanan membaca gratis dengan jumlah anak yang banyak. Abstract: This study aims to describe the implementation of a free reading service conducted by the Umma Manganne Learning Center team located at Weetebula Catholic University (Unika Weetebula) in order to improve children's reading skills around Pamulla Kadammu Village, Watu Kawula Village, Tambolaka City District, West Sumba Regency. Daya, East Nusa Tenggara. The research method used is qualitative with descriptive research type. The informants in this study consisted of four Umma Manggane Learning Center staff who served children in free reading. Data obtained through interviews, observation, and documentation. Data analysis used three stages, namely data reduction, data display, and conclusion drawing/verification. The results showed that the free reading service by the Umma Manganne Learning Center team from June to December 2022, with an average of 3 times per month, has been well implemented. Children who get free reading services experience an increase in reading ability. However, each child has a different increase in reading ability; there are children who experience an increase in their ability to read fast and there are children who experience an increase in their ability to read slowly. There were obstacles experienced by the team in the free reading service, namely: at the initial free reading meetings, there were many children at each age level who were difficult to manage and direct; Also, weather problems. If it rains, the yard and houses of residents are not representative for free reading services with a large number of children. Kata Kunci: Layanan Membaca Gratis, Kemampuan Membaca Anak This is an open access article under the BY–NC-ND license A. LATAR BELAKANG Membaca merupakan salah satu aspek bahasa yang wajib dikuasai oleh setiap anak. Membaca menjadi dasar bagi seorang anak untuk mengerti dan mengembangkan pengetahuan lebih lanjut. Ngalimun & Alfulaila mengatakan (2014) “Membaca menjadi dasar utama, tidak hanya untuk pembelajaran Bahasa Indonesia sendiri, tetapi juga untuk keperluan pembelajaran bidang-bidang studi lainnya, karena hampir seluruh pengetahuan pada masing-masing bidang studi disajikan dalam bentuk tertulis”. Pandangan di atas sejalan dengan pendapat Amalafitra, N., dkk yang mengatakan bahwa “Membaca merupakan salah satu hal yang penting dalam segala macam proses pembelajaran. Melalui membacalah berbagai ilmu pengetahuan, yang dapat mengantarkan pada