Analisis Kesalahan Berbahasa Campur Kode Dalam Menulis Teks Laporan Percobaan | 591 Volume 2 Nomor 4, Juli 2019 P – ISSN 2614-624X E – ISSN 2614-6231 ANALISIS KESALAHAN BERBAHASA CAMPUR KODE DALAM MENULIS TEKS LAPORAN PERCOBAAN PADA SISWA SMP Inayanti Anggraeni Juanda 1 , Yupu Medaldipa 2 , Mekar Ismayani 3 1-3 IKIP Siliwangi 1 inayaj.juanda2897@gmail.com , 2 medaldipa04@gmail.com , 3 mekarismayani@gmail.com Abstract This research was motivated because of the errors found in the field. The problem that was found was that there was a code mix by class IX F SMP students when writing the text of the experimental report. Code mixing occurs because of the fragments of other languages namely Sundanese (B1) into the writing that is being studied, namely Indonesian (B2). This study aims to determine how much influence the student's code interferes in writing the text of the experimental results report and how to overcome these errors. The method used is a qualitative research method, this method is a method that produces data in the form of words or sentences both oral and written. Based on the results of the study, from 1-5 groups of students consisting of 5 people in the results of the writing, there are several vocabulary words that use Sundanese (B1), namely the words peso, onion bodas, coet, sweet potato kulub, pecin, katel, uyah, parud, and implant. If present, the result is 36%, so it can be concluded that in the student writing results there is a language error that is code mixing. Keywords: Mixed code, qualitative methods, experimental report text Abstrak Penelitian ini dilatarbelakangi karena adanya kesalahan yang ditemukan di lapangan. Permasalahan yang ditemukan adalah adanya campur kode oleh siswa kelas IX F SMP saat menuliskan teks laporan percobaan. Campur kode terjadi karena adanya serpihan bahasa lain yaitu bahasa Sunda (B1) ke dalam tulisan yang sedang dipelajarinya yaitu bahasa Indonesia (B2). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh campur kode siswa dalam menulis teks laporan percobaan dan bagaimana cara mengatasi kesalahan tersebut. Metode yang digunakan adalah metode penelitian kualitatif, metode ini merupakan metode yang memproduksi data berupa kata atau kalimat baik lisan maupun tulisan. Berdasarkan hasil penelitian, dari 1-5 kelompok siswa yang beranggotakan 5 orang di dalam hasil tulisannya itu terdapat beberapa kosakata yang menggunakan bahasa Sunda (B1) yaitu kata peso, bawang bodas, coet, ubi kulub, pecin, katel, uyah, parud, dan susuk. Apabila dipersentasikan maka hasilnya adalah 36%, sehingga dapat disimpulkan bahwa di dalam hasil menulis siswa terdapat kesalahan berbahasa yaitu campur kode. Kata Kunci: Campur kode, metode kualitatif, teks laporan hasil percobaan PENDAHULUAN Manusia adalah makhluk sosial yang senantiasa membutuhkan orang lain. Setiap harinya manusia tidak pernah lepas dari kegiatan berkomunikasi, berinteraksi, bersosialisasi, bahkan melakukan gerak-gerik untuk mengungkapkan suatu perasaan atau keinginan. Kegiatan tersebut dilakukan dengan menggunakan bahasa, jika tidak mempergunakan bahasa maka manusia akan kesulitan untuk memahami pikiran dan mengungkapkan pendapatnya. Bahasa diibaratkan sebagai tanda pengenal diri yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Bahasa tidak hanya dipakai untuk keperluan pribadi, melainkan bahasa merupakan suatu alat bantu yang diperlukan oleh manusia. Maka dari itu, bahasa memiliki peran yang sangat penting di dalam proses interaksi (A. Chaer, 2015). Bahkan, bahasa juga menjadi sebuah sarana yang efektif dalam membangun suatu kerja sama (Mustika, 2013). Dengan