Lonita dan Ruslim: Sales Promotion, Store Environment Dan Perceived Value... Jurnal Manajerial dan Kewirausahaan, Volume I No. 3/2019 Hal: 585-592 585 Sales Promotion, Store Environment Dan Perceived Value Sebagai Prediktor Terhadap Purchase Decision Valentine Pretty Lonita dan Tommy Setiawan Ruslim Program Studi S1 Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara, Jakarta Email: Valentine.115150429@stu.untar.ac.id Abstract: This research was aimed to examine empirically sales promotion, store environment and perceived value as predictors of purchase decision of Hero Mall Ciputra consumers at the Faculty of Economics, Tarumanagara University. The sample of this study was the Tarumanagara University Faculty of Economics student. Tools for collection data using questionnaire. The number of respondents sample taken for research is 110 people. Data analysis method used is Multiple Linear Regression Analysis with a significance level of 0.05 and the t-test. The results of this reseacrh showed that sales promotion, store environment and perceived value have a significant effect to purchase decision. Keywords: sales promotion, store environment, perceived value, purchase decision Abstrak: Penelitian ini bertujuan untuk menguji secara empiris sales promotion, store environment dan perceived value sebagai prediktor terhadap purchase decision konsumen Hero Mall Ciputra di Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara. Sampel penelitian ini adalah mahasiswa/i Fakultas Ekonomi Universitas Tarumanagara . Alat untuk mengumpulkan data menggunakan kuesioner. Jumlah sampel di dalam penelitian ini sebanyak 110 orang. Metode analisis data yang digunakan adalah Analisis Regresi Linear Ganda dengan tingkat signifikansi sebesar 0,05, dan uji-t. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa sales promotion, store environment dan perceived value berpengaruh signifikan terhadap purchase decision. Kata kunci: sales promotion, store environment, perceived value, purchase decision LATAR BELAKANG Kebutuhan akan suatu barang dan jasa telah menjadi suatu hal yang dibutuhkan oleh setiap manusia. Pasalnya, untuk memenuhi kebutuhan hidup sehari-hari, manusia akan membeli dan menggunakan produk atau jasa yang mereka butuhkan. Untuk melengkapi kebutuhan tersebut, manusia membutuhkan keberadaan suatu tempat perbelanjaan untuk memenuhi kebutuhan mereka. Pusat perbelanjaan baik hypermarket, supermarket ataupun minimarket merupakan contoh ritel penyedia barang untuk memenuhi kebutuhan manusia. Dalam kehidupan perekonomian di suatu negara, ritel menjadi salah satu bagian penting karena ritel mendistribusikan barang dari produsen ke konsumen akhir. Perusahaan ritel membuka tokonya di tempat yang strategis dan mudah dijangkau oleh konsumen. Hal ini bertujuan untuk mempermudah konsumen dan memperlancar usaha ritel. Tanpa adanya ritel, konsumen belum tentu bisa menikmati barang dan jasa yang mereka gunakan dalam kehidupan sehari-hari. Supermarket merupakan salah satu jenis ritel yang berkembang dalam bentuk pasar modern yang ukurannya lebih besar daripada minimarket akan tetapi lebih kecil daripada hypermarket. Supermarket banyak menjual jenis barang dagangan lokal, seperti produk segar (daging, sayur, buah, susu), makanan ringan, serta produk non- makanan seperti barang kebutuhan rumah tangga.