89 PENGELOLAAN PAJAK HOTEL DAN PAJAK RESTORAN DALAM RANGKA PENINGKATAN PENDAPATAN ASLI DAERAH (PAD) Fahri Saputra, Meyzi Heriyanto dan Lena Farida Program Studi Magister Ilmu Administrasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Riau Kampus Bina Widya Jl. H.R. Soebrantas, Km. 12,5 Panam Pekanbaru Abstract: Management of Hotel Taxes and Restaurant Taxes in the Context of Increasing Regional Original Income. This study aims to determine and analyze the management of hotel taxes and restaurant taxes by the Regional Office of Financial and Asset Management Revenue in Siak Regency in order to increase Regional Original Revenue. This study uses a qualitative descriptive method approach. Primary data was obtained directly through interviews from key informants, namely the Head of DPPKAD, Secretary of DPPKAD, Head of PAD and Balancing Funds, Section Head of Data Collection and Determination, Head of Billing and Receipt of Receipts, and Head of Objection Examination Section and Legislation. Secondary data is obtained from research documents. The results showed that the Siak Regency Government had made efforts to improve hotel tax management and restaurant taxes through intensification of hotel tax sources and restaurant taxes as well as extensification of hotel tax sources and restaurant taxes, but not yet optimal as cash inflows area. Keywords: fiscal decentralization, hotel tax, restaurant tax, management Abstrak: Pengelolaan Pajak Hotel Dan Pajak Restoran Dalam Rangka Peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis pengelolaan pajak hotel dan pajak restoran yang dilakukan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Siak dalam rangka peningkatan Pendapatan Asli Daerah. Penelitian ini menggunakan pendekatan metode deskriptif kualitatif. Data primer diperoleh langsung melalui wawancara dari key informan, yaitu Kepala DPPKAD, Sekretaris DPPKAD, Kepala Bidang PAD dan Dana Perimbangan, Kepala Seksi Pendaftaran Pendataan dan Penetapan, Kepala Seksi Penagihan Penerimaan Pendapatan dan Pelaporan, dan Kepala Seksi Pemeriksaan Keberatan dan Peraturan Perundang-undangan. Data sekunder diperoleh dari dokumen penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pemerintah Kabupaten Siak telah melakukan upaya-upaya peningkatan pengelolaan pajak hotel dan pajak restoran melalui kegiatan intensifikasi sumber- sumber pajak hotel dan pajak restoran serta ekstensifikasi terhadap sumber-sumber pajak hotel dan pajak restoran, namun belum optimal sebagai pemasukan dana ke kas daerah. Kata kunci: desentralisasi fiskal, pajak hotel, pajak restoran, pengelolaan PENDAHULUAN Seiring dengan diberlakukannya Un- dang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah dan UU No- mor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Dae- rah, Pemerintah Daerah memiliki kewena- ngan yang demikian luas untuk mengelola daerahnya dengan tujuan agar dapat mem- percepat pencapaian kesejahteraan masyara- kat. Untuk mencapai tujuan tersebut, Peme- rintah Daerah menyusun rencana pembangu- nan yang dijabarkan dalam pendapatan dan belanja daerah. Pajak daerah merupakan komponen PAD yang dapat dikelola secara mandiri oleh pemerintah kabupaten/kota. Pe- ningkatan pajak daerah akan sejalan dengan pertumbuhan ekonomi daerah. Salah satu sektor industri yang mempengaruhi Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) adalah jasa perdagangan, hotel, dan restoran. Ke- tentuan mengenai pemungutan pajak daerah pun telah diatur dalam UU Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi