Seminar Nasional Informatika 2015 (semnasIF 2015) ISSN: 1979-2328 UPN ”Veteran” Yogyakarta, 14 November 2015 182 MODIFIKASI METODE LINEAR CONGRUENTIAL GENERATOR UNTUK OPTIMALISASI HASIL ACAK I Made Divya Biantara 1) , I Made Sudana 2) , Alfa Faridh Suni, Suryono 3) , Arimaz Hangga 4) 1,2,3,4) Jurusan Teknik Elektro, Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer Universitas Negeri Semarang, Semarang, Indonesia e-mail : imadenation@students.unnes.ac.id Abstrak Pelaksanaan ujian secara konvensional dianggap kurang efektif dan efisien karena membutuhkan biaya yang besar dan waktu yang lama dalam pelaksanaannya sehingga perlu dilakukan perbaikan dengan mengubah sistem ujian menjadi komputerisasi. Dalam setiap pelaksanaan ujian perlu memperhatikan tindak kecurangan yang dilakukan siswa berupa mencontek dan kerja sama bertukar jawaban. Penelitian ini bertujuan untuk memberikan soal acak yang berbeda kepada setiap siswa dengan menggunakan metode Linear Congruential Generator (LCG). Akan tetapi penggunaan metode LCG masih memiliki kelemahan dimana hasil pengacakan mudah ditebak sehingga perlu adanya optimalisasi pengacakan yaitu menggunakan dua LCG dan bantuan matrik yang menjadi metode Coupled Linear Congruential Generator (CLCG). Metode modifikasi CLCG menghasilkan pengacakan yang lebih baik dan pola yang lebih rumit dibandingkan dengan metode LCG. Kata Kunci : LCG, CLCG, Pola, Acak 1. PENDAHULUAN Pendidikan merupakan hal penting yang harus dimiliki oleh setiap orang. Kualitas pendidikan dapat diketahui dengan melalui pelaksanaan ujian untuk mengetahui pencapaian kemampuan dan keberhasilan dalam memahami bidang studi yang ditempuhnya [1]. Seiring perkembangan teknologi informasi dan komunikasi sistem ujian sudah tidak lagi menggunakan media konvensional melainkan sudah secara komputerisasi. Pelaksaan ujian secara konvensional kurang efektif dan kurang efisien karena membutuhkan biaya yang besar untuk mencetak soal, membutuhkan waktu yang lama untuk distribusi soal dan pemeriksaan jawaban masih secara manual. Selain itu menurut Nasution [5] bahwa pelaksanaan ujian secara konvensional rentan terhadap kebocoran soal yang akan diajukan sebelum ujian dan kecurangan yang dilakukan seperti mencontek jawaban teman. Dengan adanya ujian secara komputerisasi akan memiliki keunggulan berupa pengurangan biaya dan waktu yang dapat menutup kekurangan pada pelaksanaan ujian secara konvensional. Pelaksanaan ujian secara konvensional maupun komputerisasi perlu memperhatikan terhadap tindak kecurangan yang mungkin saja terjadi. Hal tersebut dipicu karena kepercayaan diri siswa menurun ketika mengerjakan soal ujian sehingga lebih percaya kepada siswa lain. Selain itu pemberian tipe soal ujian yang sama akan memberikan siswa peluang untuk mencontek dan bekerja sama. Berdasarkan permasalahan di atas, penelitian ini bertujuan untuk memberikan solusi berupa penerapan tipe soal yang berbeda-beda untuk setiap siswa. Penerapan dilakukan pada pelaksanaan ujian secara komputerisasi sehingga dapat meminimalkan biaya dan waktu yang dibutuhkan serta meminimalkan tindak kecurangan yang mungkin dilakukan oleh siswa. Penerapan pengacakan soal pada ujian komputerisasi sering menggunakan metode Linear Congruential Generator (LCG). Akan tetapi penggunaan metode LCG masih memiliki kekurangan sehingga pada penelitian ini menggunakan metode Couple Linear Congruential Generator (CLCG). 2. METODE PENELITIAN Penelitian ini menggunakan metode pengacakan yang dimodifikasi untuk mendapatkan kombinasi soal yang berbeda-beda untuk setiap siswa. Pengacakan diterapkan dengan mengimplementasikan metode CLCG. Penggunaan metode tersebut dimodifikasi dengan matrik yang digunakan untuk menentukan hasil akhir pengacakan. Percobaan dilakukan terhadap variabel soal sebanyak 10, 20, 30, dan 40. Variabel yang berbeda berfungsi untuk mengetahui tingkat perbedaan pola yang dihasilkan oleh metode CLCG.