Vol. 19 No. 2 Edisi Oktober 2022 ISSN (Online): 2655-2124 Jurnal Ilmiah Rekayasa Sipil Available online at: http://ejournal2.pnp.ac.id/index.php/jirs/ Terakreditasi SINTA Peringkat 5 Informasi Artikel Diterima Redaksi: 18-10-2022 | Selesai Revisi: 10-11-2022 | Diterbitkan Online: 11-11-2022 168 Perencanaan Manajemen Pemeliharaan Komponen Arsitektur dan Utilitas Pada Gedung Asrama LPMP Sumatera Barat 1 Hendra Alexander, 2 Riswandi, 3 Satwarnirat, 4 Muhammad Elan Aqsa 1,2,3,4 Jurusan Teknik Sipil, Politeknik Negeri Padang, Kota Padang, Sumatera Barat 1 hendra.alexander@gmail.com Abstract The use of the building is to support activities or as infrastructure for building owners or building users in optimally carrying out their daily activities. The building is expected to be flexible following the flow of changes that occur in the activities of building owners or users later. This is what underlies the need for building maintenance activities. In the LPMP Dormitory building, for maintenance activities to be better, a maintenance management plan is made on the architectural and utility components of the building. Starting from listing the components that are maintained, then making maintenance classifications of these components, namely preventive maintenance, and corrective maintenance. Next, make standard operating procedures for each of these components, complete with a flow chart and checklist form. Scheduling is also an important point in maintenance activities, starting from scheduling daily, weekly, monthly, and yearly components. The total preventive maintenance cost for architectural and utility components in the building is Rp. 303,648,000. This fee is the maintenance fee for one year. Keywords: standard operating procedures, building maintenance management, classification, maintenance schedule, maintenance cost. Abstrak Kegunaan bangunan gedung adalah untuk menunjang kegiatan atau sebagai sarana prasarana bagi pemilik gedung atau pengguna gedung dalam menjalankan aktivitas sehari-hari secara optimal. Bangunan diharapkan dapat fleksibel mengikuti arus perubahan yang terjadi dalam aktivitas pemilik atau pengguna bangunan nantinya. Hal inilah yang mendasari perlunya kegiatan pemeliharaan gedung. Di gedung Asrama LPMP, kegiatan pemeliharaan dibuatlah rencana pengelolaan pemeliharaan pada komponen arsitektural dan utilitas bangunan. Dimulai dari membuat daftar komponen yang dirawat, kemudian membuat klasifikasi perawatan dari komponen- komponen tersebut, yaitu perawatan preventif dan perawatan korektif. Selanjutnya membuat prosedur operasi standar untuk masing-masing komponen tersebut, lengkap dengan flowchart dan form checklist. Penjadwalan juga merupakan poin penting dalam kegiatan pemeliharaan, mulai dari penjadwalan komponen harian, mingguan, bulanan, dan tahunan. Total biaya pemeliharaan preventif untuk komponen arsitektur dan utilitas di gedung adalah Rp. 303.648.000. Biaya ini merupakan biaya perawatan selama satu tahun. Kata kunci: prosedur operasi standar, manajemen pemeliharaan gedung, klasifikasi, jadwal pemeliharaan, biaya pemeliharaan.