Jurnal Bahana Manajemen Pendidikan Volume 8 Nomor 1 Tahun 2019
http://ejournal.unp.ac.id/index.php/bahana Naskah diiterima: 21 Juli 2018
ISSN: Print 2614-6576 Online Print 2614-6967
52
PENGEMBANGAN MODEL PEMBELAJARAN VIRTUAL (MPV)
BERBASIS VIDEO E-LEARNING MOODLE
Hade Afriansyah
[1]
e-mail: hadeafriansyah@fip.unp.ac.id
[1]
Universitas Negeri Padang
Abstract
This study aims to develop a learning model by using web-based moodle e-learning videos to support
student learning outcomes in Computer subject. This research is motivated by the development of
technology increasing rapidly, the demand for efficiency is increasing. Video e-learning media is a very
good breakthrough, and demands for modernization in the world of education. The research method in
this study was conducted using the R and D method. The study began with preparing teaching materials
that were previously used, preparing teaching materials from the latest sources, collaborating old
teaching materials with new teaching materials, reviewing instructional materials that have been
compiled, refining materials teach according to directions, make video tutorials based on teaching
materials, tutorial videos that have been uploaded to youtube, video links that have been uploaded on
youtube are combined with e learning, the final step is done by perfecting the web-based e learning
video teaching material by doing several test times , evaluating, and correcting as needed.
Keywords: learning models, video learning, moodle e-learning
How to cite :
Afriansyah, Hade. 2019. “Pengembangan Model Pembelajaran Virtual (MPV) Berbasis Video E -
Learning Moodle.” Bahana Manajemen Pendidikan 8(1):52–58.
This is an open access article distributed under the Creative Commons 4.0 Attribution License, which permits unrestricted use, distribution, and
reproduction in any medium, provided the original work is properly cited. ©2017 by author and Universitas Negeri Padang.
PENDAHULUAN
Perkembangan teknologi saat ini tidak
dapat dibendung. Perusahaan yang bergerak di
bidang teknologi saling bersaing menghasilkan
produk terbaik dan tercanggih dari perusahaan
mereka agar dapat diminati oleh masyarakat.
Produk-produk yang tidak mampu bersaing di
tengah masyarakat akan sangat mudah
ditinggalkan oleh masyarakat. Perkembangan
teknologi tersebut juga menyentuh wilayah
pendidikan, dimana perkembangan tersebut
merubah metode pengajaran yang ada di
sekolah, yang dulunya hanya menggunakan
papan tulis, sekarang sudah menggunakan
berbagai macam alat yang sangat canggih,
seperti laptop, infocus, TV, dan media
pembelajaran berupa video, website, dan lain
sebagainya (Afriansyah, 2019). Selain itu,
ketersediaan bahan pelajaran sudah berlimpah
ruah, mahasiswa tidak lagi hanya mendapatkan
bahan pelajaran dari dosen mereka. Mahasiswa
dapat mengakses internet dan mencari bahan
pelajaran yang sedang mereka pelajari hanya
dengan mengetikkan beberapa kata kunci dan
bahan pelajaran yang mereka inginkan keluar