KOPERTIP: Jurnal Ilmiah Manajemen Informatika dan Komputer E-ISSN: 2549-9351
Vol. 04, No. 02, Juni 2020, pp. 35-41 P-ISSN : 2549-211X
http://jurnal.kopertipindonesia.or.id/
© Yayasan Kopertip Indonesia 2017 35
Klasifikasi Stok Barang Menggunakan Algoritma Naïve Bayes Pada
PT.Dharma Electrindo Manufacturing
Kokom Komariah
1
, Rahaditya Dasuki
2
, Dias Bayu Saputra
3
, Saeful Anwar
4
,Gifthera Dwilestari
5
Program Studi Komputerisasi Akuntansi, STMIK IKMI Cirebon, Jawa Barat Indonesia
1
Program Studi Sistem Informasi, STMIK IKMI Cirebon, Jawa Barat Indonesia
25
Program Studi Rekayasa Perangkat Lunak, STMIK IKMI Cirebon, Jawa Barat Indonesia
3
Program Studi Teknik Informatika, STMIK IKMI Cirebon, Jawa Barat Indonesia
4
Email : kokomkomariah00@gmail.com
1
, dasukir00@gmail.com
2
, bayubayubayusaputra00@gmail.com
3
,
saefulanwar00@gmail.com
4
, giftheradwilestari00@gmail.com
5
.
Email Penulis Korespondensi : kokomkomariah00@gmail.com
Abstract—Predictions in companies are generally still done
manually and handled by an employee who is trusted by the
company. Because it is only based on sales that have occurred
previously without considering the level of market competition.
One of the tools that can support solving this problem is a
computer. With the computerized system, a program to help
predict sales and inventory will be made to solve problems
faced by the company. the results of data processing,
explained that the data taken from January to March of the
year about cable production at PT. Dharma Electrindo
Manufacturing, using the nave Bayes model, with an accuracy
quality of 56.52% and an accuracy value of 78,14% with the
following details. Predicted Over and Turns Out True Over 62.
Predictions Over and Turns Out True Enough 0. Predictions
Enough and Turns Over 32 Predictions Sufficient and Turns
Out True Enough is 52, With class recall of 9.57% and Class
Recall not eligible of 100% .
Keywords—Stok Prediction,Cable,Naive Bayes Algorithm
Abstrak — Prediksi di perusahaan pada umumnya masih
dilakukan secara manual dan ditangani oleh seorang karyawan
yang dipercaya oleh perusahaan tersebut. Karena hanya
melihat perkiraan berdasarkan penjualan yang telah terjadi
bulan sebelumnya tanpa mempertimbangkan tingkat
persaingan pasar Salah satu alat bantu yang dapat mendukung
menyelesaikan masalah tersebut adalah komputer. Dengan
adanya sistem komputerisasi, maka akan dibuat program
bantu prediksi penjualan dan persediaan stok barang untuk
menyelesaikanmasalah yang dihadapi perusahaan.Tahapan
dari proses algoritma Naive Bayes adalah: Menghitung jumlah
kelas / label, Menghitung Jumlah Kasus Per Kelas, Kalikan
Semua Variable Kelas, Bandingkan Hasil Per
KelasBerdasarkan hasil dari pengolahan data, menjelaskan
bahwa data yang diambil dari Januari sampai dengan Maret
2020 tentan distributor kabel di PT. Dharma Electrindo
Manufacturing, PT. Dharma Electrindo Manufacturing,
menggunakan model naïve bayes menghasilkan akurasi
sebesar 56,52% bahwa nilai akurasi sebesar 78,14% dengan
rincian sebagai berikut. Prediksi Over dan Ternyata True Over
Sebesar 62. Prediksi Over dan Ternyata True Cukup Sebesar 0.
Prediksi Cukup dan Ternyata Over Sebesar 32. Prediksi
Cukup dan Ternyata True Cukup Sebesar 52. Dengan class
recall layak sebesar 65,96% dan Class Recall Tidak Layak
Sebesar 100%.
Kata Kunci — Prediksi Stok,Kabel,Algoritma Naive Bayes
I. PENDAHULUAN
Sistem stok barang merupakan sebuah prosedur dan cara
pengelolaan dari aktivitas yang saling berkaitan dalam
operasional perusahaan untuk penyimpanan barang sementara
di gudang. Aktivitas pengendalian persediaan barang
merupakan salah satu kegiatan utama yang dilaksanakan di
dalam perusahaan, karena kegagalan dalam aktivitas
pengendalian persediaan barang akan mempunyai pengaruh
yang cukup besar terhadap masa depan perusahaan
Prediksi di perusahaan pada umumnya masih dilakukan
secara manual dan ditangani oleh seorang karyawan yang
dipercaya oleh perusahaan tersebut. Karena hanya melihat
perkiraan berdasarkan penjualan yang telah terjadi bulan
sebelumnya tanpa mempertimbangkan tingkat persaingan
pasar salah satu alat bantu yang dapat mendukung
menyelesaikan masalah tersebut adalah komputer. Dengan
adanya sistem komputerisasi, maka akan dibuat program
bantu prediksi penjualan dan persediaan stok barang untuk
menyelesaikan masalah yang dihadapi perusahaan.[1]
Perusahaan distributor yang bergerak di bidang bahan
bangunan , pastinya memiliki produk fisik yang memerlukan
gudang penyimpanan. Persediaan barang didalam gudang
perlu dijaga berkala. Stok barang adalah salah satu faktor
penting yang harus diperhatikan oleh perusahaan. Jumlah
produk yang keluar masuk harus diperhatikan, jumlah
penjualan yang fluktuatif mengakibatkan stok barang yang
tersedia tidak stabil dan dapat berdampak langsung ke retailer.
Ketersediaan barang yang tidak stabil dapat berdampak pada
perusahaan, seperti barang habis pada saat permintaan retailer
tinggi maka yang akan terjadi adalah permintaan barang harus
dibatalkan ataupun retailer yang berganti supplier untuk bisa
mendapatkan barang yang diinginkannya.[1][3]
Penelitian Yang Dilakukan Yuri Ariyanto, Ahmadi Yuli
Ananta, Muhammad Robbi Darwis Pada Jurnal Jip (Jurnal
Informatika Polinema) Tahun 2020 Dengan Sistem Informasi
Peramalan Penjualan Barang Dengan Metode Double
Exponential Smoothing Pada Istana Sayur Menjelaskan
Bahwa Istana Sayur Merupakan Salah Satu Toko Yang
Menjual Beberapa Macam Sayuran, Buah Buahan Dan Bahan
Makanan Yang Selalu Berusaha meningkatkan dan menjaga
kualitas layanan, mencoba mengurangi kerugian dari
pengendalian persediaan stok barang secara manual yang
kurang baik akibat kelebihan dan kekurangan stok yang