Jurnal Ners Indonesia, Vol.10 No.2, Maret 2020 158 GAMBARAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PERAWAT TENTANG KESIAPSIAGAAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM MENGHADAPI BENCANA BANJIR Indri Setiawati 1 , Gamya Tri Utami 2 , Febriana Sabrian 3 1,2,3 Fakultas Keperawatan Universitas Riau Fakultas Keperawatan Universitas Riau Jalan Pattimura No 9 Gedung G Pekanbaru Riau Kode Pos 28131 Indonesia Email indristwt@gmail.com Abstrak Banjir merupakan suatu keadaan suatu daerah atau daratan terendam oleh air karena peningkatan volume air. Bencana banjir dapat mengakibatkan berbagai dampak kesehatan fisik dan mental, kerusakan infrastruktur, dan kerugian harta benda. Dampak tersebut dapat diminimalkan oleh perawat dengan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan pengetahuan dan sikap perawat tentang kesiapsiagaan pelayanan kesehatan dalam menghadapi bencana banjir. Penelitian dilakukan dengan menggunakan desain penelitian deskriptif. Penelitian ini melibatkan 42 sampel menggunakan teknik total sampling yang terdiri dari perawat yang bekerja di Puskesmas di daerah yang terdampak banjir. Instrumen yang digunakan adalah kuesioner yang telah dilakukan uji validitas dan reliabilitasnya. Analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis univariat untuk melihat distribusi frekuensi dalam bentuk persentase dan narasi mengenai pengetahuan dan sikap perawat. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 22 responden (52,4%) belum memiliki pengetahuan kesiapsiagaan pelayanan kesehatan yang baik dan 24 responden (57,1%) belum memiliki sikap kesiapsiagaan pelayanan kesehatan yang baik. Mayoritas responden yang memiliki pengetahuan baik adalah responden dengan tingkat pendidikan Ners (75%), responden dengan lama kerja ≥10 tahun (72,2%), responden yang telah mengikuti pelatihan kegawatdaruratan (73,7%) dan pelatihan terkait bencana (75,0%), sedangkan responden yang memiliki sikap baik adalah responden dengan tingkat pendidikan Ners (75%) dan responden yang pernah mengikuti pelatihan terkait bencana (75,0%). Berdasarkan hasil penelitian, disarankan agar perawat meningkatkan pengetahuan dengan mempelajari literatur tentang bencana banjir dan mengikuti pelatihan terkait bencana banjir. Kata kunci: Bencana banjir, Kesiapsiagaan pelayanan kesehatan, Pengetahuan, Perawat, Sikap Abstract Flood is a condition in submerged an area or land because volume of water is increasing. Flood disasters can cause various physical and mental health impacts, infrastructure damages and property losses. Impact on a disaster can be minimized by nurse with health service preparedness. This research aims to identify the knowledge and attitude of nurses about health service preparedness in facing the flood disasters. This research was conducted using descriptive research design. This research involves 42 samples using total sampling technique that consists of nurses working in health centers in the flood affected areas. The instrument used was a questionnaire that had been tested for validity and reliability. The analysis utilized was univariate analysis to see frequency distribution on percentage forms and narration of knowledge and attitude of nurses. The results of this study showed that 22 respondents (52.4%) did not have good health service preparedness knowledge and 24 respondents (57.1%) did not have a good health service preparedness attitude. The majority of respondents that have good knowledge are respondents graduated from professional nurse (75%), respondents with length of employment ≥10 years (72.2%), respondents that have attended emergency training (73.7%) and training related to disasters (75%), while respondents that have good attitudes are respondents graduated from professional nurse (75%) and respondents that have attended disaster-related training (75%). Based on the result of this research, it is recommended that nurses must increase knowledge by learning literature about flood disasters and participating in training related to flood disaster. Keywords: Attitude, Flood disasters, Health service preparedness, Knowledge, Nurse