JAPI (Jurnal Akses Pengabdian Indonesia), Volume 5, Nomor 1, Juni 2020, e-ISSN 2548-3463 18 Peningkatan Pemahaman Mengenai Keamanan Pangan bagi Masyarakat Desa Tegalweru Ruth Febriana Kesuma 1 , Sultan Arif Rahmadianto 2 , Yuyun Yuniati 3 1,2,3 Fakultas Sains dan Teknologi, Universitas Ma Chung e-mail address: 3 yuyun.yuniati@machung.ac.id Abstrak Desa Tegalweru yang terletak di Kecamatan Dau, Kabupaten Malang dikenal dengan hasil panennya yaitu cabai, jeruk, pisang, dan tomat. Program pengabdian kepada masyarakat yang dilakukan pada tahun 2018 adalah membantu permasalah mitra dalam mengelola potensi lokal yang ada di Desa Tegalweru untuk meningkatkan nilai jual produk di desa tersebut. Upaya yang telah dilakukan adalah memberikan penyuluhan kepada masyarakat mengenai keamanan pangan, bagaimana pengolahan pangan yang sehat dan pemanfaatan bahan tambahan pangan yang aman bagi kesehatan. Berdasarkan hasil survei terhadap penduduk setempat, kemudian dilakukan analisis menggunaan wilcoxon test, dihasilkan p-value = 1. Berdasarkan hasil tersebut didapati bahwa terjadi peningkatan kesadaran masyarakat mengenai teknik pengolahan pangan yang sehat dan penggunaan BTP yang aman bagi tubuh atau kesehatan. Kata kunci: bahan tambahan pangan; Desa Tegalweru; keripik pisang Abstract Tegalweru Village, located in Dau Subdistrict, Malang Regency is known for its harvest, which is chili, orange, banana, and tomato. The community service program carried out in 2018 was helping partner problems in managing the local potential in Tegalweru Village. Efforts will be made to provide information to the public about food safety, how to process healthy food and use food additives that are safe for health. Based on the results of a survey of local residents, an analysis using wilcoxon test was done, resulting in p- value = 1. These results showed that there was an increase in public awareness about healthy food processing techniques and the use of BTP that was healthy for the body. Keywords: banana chips; Desa Tegalweru; food additives