Journal on Education Volume 05, No. 04, Mei-Agustus 2023, pp. 12401-12411 E-ISSN: 2654-5497, P-ISSN: 2655-1365 Website: http://jonedu.org/index.php/joe Membangun Karakter Mahasiswa Indonesia Melalui Pendidikan Karakter Fredy Yunanto 1 , Ria Kasanova 2 1,2 Universitas Madura, Jl. Raya Panglegur No.Km 3,5, Barat, Panglegur, Kec. Tlanakan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur 69371 fredy@unira.ac.id Abstract The character and morality of students must be maximally cultivated so that they are not only superior in the academic field but also in the non-academic field to support their identity in the midst of globalization. Therefore, instilling noble character in Indonesian students is the most urgent matter that needs immediate attention. Through this study, it is believed that concepts or tactics for fostering noble character among Indonesian students can be found. This research was carried out using a literature review, which requires the collection and assessment of sources and facts from published works such as books, journals, papers, and theses. Data collection uses semantic and symbolic reading techniques. Based on the research findings, character education must still be carried out in higher education in order to improve and cultivate noble character among students. Teachers are responsible for fostering student character and morals. Through outstanding lecturer lessons in an academic setting, students will emulate lecturers and look up to them as role models. Keywords: Students, and character education. Abstrak Karakter dan moralitas siswa harus dipupuk secara maksimal agar tidak hanya unggul di bidang akademik tetapi juga di bidang non-akademik untuk mendukung jati dirinya di tengah arus globalisasi. Oleh karena itu, penanaman budi pekerti luhur pada siswa Indonesia merupakan hal yang paling mendesak yang perlu segera mendapat perhatian. Melalui kajian ini diyakini dapat ditemukan konsep-konsep atau taktik-taktik pembinaan akhlak mulia di kalangan pelajar Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan tinjauan literatur, yang memerlukan pengumpulan dan penilaian sumber dan fakta dari karya-karya yang diterbitkan seperti buku, jurnal, makalah, dan tesis. Pengumpulan data menggunakan teknik membaca semantik dan simbolik. Berdasarkan temuan penelitian tersebut, pendidikan karakter tetap harus dilaksanakan di lingkungan pendidikan tinggi guna meningkatkan dan membudayakan akhlak mulia di kalangan mahasiswa. Pengajar bertanggung jawab untuk membina karakter dan moral mahasiswa. Melalui pelajaran dosen yang luar biasa dalam suasana akademik, mahasiswa akan meniru dosen dan memandang mereka sebagai panutan. Kata Kunci: Mahasiswa, dan pendidikan karakter. Copyright (c) 2023 Fredy Yunanto, Ria Kasanova Corresponding author: Fredy Yunanto Email Address: fredy@unira.ac.id (Jl. Raya Panglegur No.Km 3,5, Barat, Panglegur) Received 7 March 2023, Accepted 14 March 2023, Published 14 March 2023 PENDAHULUAN Menurunnya jati diri bangsa, kemerosotan moral, dan hilangnya nilai-nilai luhur di kalangan pemuda merupakan tantangan yang mendesak. Pola pikir, sikap, dan perilaku generasi muda sangat dipengaruhi oleh arus informasi global yang berdampak luas pada budaya asing. Generasi kurang mampu memberikan kontribusi idealnya dalam proses pembangunan karakter bangsa karena generasi muda kita kurang mampu memiliki sikap kemandirian, daya cipta, dan produktivitas. Dampak negatif yang dapat dirasakan dalam kehidupan sehari-hari antara lain penyalahgunaan Narkoba dan Zat Adiktif Lainnya (NAPZA), tawuran pelajar, kriminalitas pelajar, minuman keras, penyebaran terkait HIV/AIDS, dan lain-lain. Apabila permasalahan tersebut tidak mendapat perhatian yang memadai dan ditangani secara hati-hati dan sistematis, maka akan berdampak lebih luas dan dapat mengancam