Proceeding of the 5 th Mulawarman Pharmaceuticals Conferences, Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman, Samarinda, 23 24 April 2017 157 AKTIVITAS ANTIBAKTERI EKSTRAK DAUN JERUK SAMBAL (CITRUS MICROCARPA) TERHADAP BEBERAPA BAKTERI PATOGEN Maya Apriliani*, Adam M.Ramadhan, Laode Rijai Laboratorium penelitian dan pengembangan FARMAKA TROPIS Fakultas Farmasi Universitas Mulawarman, Samarinda, Kalimantan Timur *Email: mayaapriliani11@gmail.com ABSTRAK Daun jeruk sambal (Citus Microcarpa) merupakan jenis tanaman yang telah tersebar diseluruh indonesia. Daun jeruk sambal merupakan jenis buah-buahan yang memiliki rasa yang cukup asam dan daunnya memiliki aroma yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui aktivitas antibakteri dari daun jeruk sambal terhadap beberapa bakteri uji serta mengetahui konsentrasi terbaik sebagai antibakteri. Sampel dikumpulkan kemudian dilakukan maserasi dengan pelarut etanol 96%. Bakteri yang diuji ialah Staphylococcus aureus, Salmonella thypi, Bacillus subtilis dan Escherichia coli. Pengujian antibakteri dengan metode difusi agar menggunakan medium natrium agar konsentrasi 10%, 20%, 30%, 40% dan 50%. Hasil yang didapat dengan mengukur zona bunuh dari setiap konsentrasi dengan paper disc. Diameter zona bunuh bakteri Escherichia coli (8,11 mm), Bacillus subtilis sebesar (7,57 mm), Staphylococcus aureus (7,19 mm) dan Salmonella typhi (7,59 mm). Konsentrasi terbaik sebagai antibakteri ekstrak etanol 96% daun jeruk sambal dalam membunuh bakteri Staphylococcus aureus, Salmonella thypi, Bacillus subtilis dan Escherichia coli yaitu pada konsentrasi 50%. Kata Kunci : Antibakteri, Citrus Microcarpa, Paper Disc PENDAHULUAN Indonesia sejak dulu telah ada pengobatan secara sederhana atau tradisional menggunakan bahan alam sebagai media pengobatan. Bahan alam sebagai media pengobatan tradisional digunakan oleh masyarakat Indonesia untuk menanggulangi berbagai masalah kesehatan. Hal ini disebabkan karena keanekaragaman flora yang berkhasiat sebagai bahan obat dan biasanya digunakan berdasarkan kepercayaan empiris yang bersifat turun temurun maupun yang ditemukan oleh para ilmuwan. Salah satu penyakit yang dialami adalah infeksi. Infeksi merupakan salah satu penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Adapun