p-ISSN 0853-8999 e-ISSN 2656-8373 55 Wijayanti, N. P. P. dan D. A. A. Pebriani PERBANDINGAN PERTUMBUHAN DAN KELANGSUNGAN HIDUP BENIH IKAN LELE (Clarias sp.) YANG DIBERI PAKAN BERBEDA WIJAYANTI, N. P. P. DAN D. A. A. PEBRIANI Fakultas Kelautan dan Perikanan Universitas Udayana e-mail: putri_wijayanti@unud.ac.id ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele yang diberi pakan berbeda. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap (RAL) menggunakan 4 perlakuan dan 3 ulangan sehingga jumlah percobaan berjumlah 12. Perlakuan yang diberikan adalah perlakuan A (pemberian daphnia magna), perlakuan B (pemberian tubifex), perlakuan C (pemberian jentik nyamuk), dan per- lakuan D (pemberian pelet komersil). Parameter yang diukur dalam penelitian ini adalah pertumbuhan bobot, feed convertion ratio (FCR), kelangsungan hidup (Survival Rate), dan parameter kualitas air (derajat keasaman (pH), suhu, dan dissolved oxygen (DO). Lokasi penelitian dilaksanakan di UPT. Pasar Benih Ikan dan Balai Benih Ikan Kota Denpasar. Pertumbuhan berat mutlak tertinggi pada perlakuan B yaitu 0,89 g, selanjutnya pada perlakuan D yaitu 0,84 g, perlakuan C yaitu 0,42 g, dan perlakuan A yaitu 0,37 g. FCR terbaik pada perlakuan B yaitu 1,90 dan perlakuan D 1,98. Kelangsungan hidup benih pada penelitian ini berkisar antara 70-90%. Parameter kualitas air pada penelitian ini masih berada pada kondisi yang baik untuk pertumbuhan dan kelangsungan hidup benih ikan lele. Suhu berkisar antara 24,97-25,10 o C, DO berkisar antara 4,63-8,02 ppm, dan pH berkisar antara 8,97-9,23. Kata kunci: FCR, ikan lele, kelangsungan hidup, pelet, tubifex GROWTH COMPARISON DAN SURVIVAL RATE OF CATFISH (Clarias sp.) WITH DIFFERENT FEED ABSTRACT This study aims to determine how the growth and survival of catfsh seeds that are fed diferently. The design used was a completely randomized design (CRD) using 4 treatments and 3 replications so that the number of expe- riments amounted to 12. The treatment given was treatment A (administration of daphnia magna), treatment B (administration of tubifex), treatment C (mosquito larvae), and treatment D (pellets). The parameters measured in this study are weight growth, feed conversion ratio (FCR), survival rate (SR), and water quality parameters (acidity (pH), temperature, and dissolved oxygen (DO). Research location was carried out at the UPT. Fish Seed Market and Fish Seed Center Denpasar City. The highest weight growth was in treatment B was 0.89 g, then in treatment D was 0.84 g, treatment C was 0.42 g, and treatment A was 0.37 g. The best FCR in treatment B was 1.90 and treatment D was 1.98. Survival rate in this study ranged from 70-90%. Water quality parameters in this study are still in good conditions for growth and survival of catfsh seeds. The temperature ranges from 24.97-25.10 o C, DO ranges from 4.63-8.02 ppm, and pH ranges from 8.97-9.23. Key words: FCR, Clarias sp., survival rate, pellet, tubifex PENDAHULUAN Budidaya ikan lele sudah semakin banyak dilaku- kan karena ikan lele mempunyai nilai ekonomis yang tinggi. Bali sebagai salah satu provinsi yang mengem- bangkan budidaya ikan lele yang cukup menjanjikan. Produksi ikan lele di Bali mencapai 2.422,3-ton pada ta- hun 2016 meningkat dari tahun 2015 sebanyak 2.182,3 ton. Dalam usaha budidaya ikan lele terdapat dua seg- men usaha yaitu pembesaran dan pembenihan. Untuk menghasilkan benih yang baik diperlukan manajemen pemeliharaan dan manajemen pakan yang mendukung pertumbuhannya. Pemberian pakan sebagai sumber energi untuk ke- langsungan hidup dan juga pertumbuhan memerlukan biaya 60-70% dari total biaya produksi. Pertumbuhan