185 ISSN : ISSN 2442-4986 An-Nadaa: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 9 (2) Desember 2022. Hal 185-189 https://ojs.uniska-bjm.ac.id/index.php/ANN/article/view/8742 HUBUNGAN SALINITAS, SUHU, DISSOLVED OXYGEN, DAN pH AIR TEMPAT PERINDUKAN DENGAN KEBERADAAN JENTIK VEKTOR DEMAM DENGUE RELATIONSHIP OF SALINITY, TEMPERATURE, DISSOLVED OXYGEN, AND pH OF BREEDING WATER WITH THE EXISTENCE OF DENGUE FEVER VECTOR Anita Herawati 1 , Ahmad Rasyid Ridho Ramadhan 2 , Nurul Hidayah 3* 1,3 Program Studi Sarjana Terapan Promosi Kesehatan Universitas Sari Mulia 2 Program Studi Sarjana Terapan Manajemen Informasi Kesehatan, Politeknik Kesdam VI/Tanjungpura 1,3 Jl. Pramuka No. 2 Kota Banjarmasin, Indonesia 2 Jl. Mayjen Sutoyo S, No. 408, RT. 12, Pelambuan, Kota Banjarmasin, Indonesia * Email : nurulhidayah@unism.ac.id ABSTRACT The distribution of the incidence of Dengue Fever is influenced by the density of larvae where the presence of larvae can be influenced by the quality of the water in the breeding place including salinity, Dissolved Oxygen (DO), temperature, and pH. This study aims to determine the relationship of salinity, DO, temperature, and pH with the presence of larvae. The research method is quantitative analytic with a cross-sectional approach. The research sample is water in water reservoirs totaling 92 taken using random sampling. Data were analyzed using Chi-Square test. The results showed that the p-value of the relationship between salinity and the presence of larvae was 0.022, DO with the presence of larvae was p-value = 0.009, temperature with the presence of larvae was obtained p-value = 0.005, and the p-value for the relationship between pH and the presence of larvae was 0.196. It was concluded that the parameters that were significantly related were salinity, DO, and temperature. The unrelated parameter is pH. Keywords: Aedes ae; Dissolved Oxygen; ph; Salinity; Temperature ABSTRAK Sebaran kejadian Demam Dengue salah satunya dipengaruhi oleh kepadatan jentik dimana keberadaan jentik dapat dipengaruhi oleh kualitas air tempat perindukan meliputi salinitas, Dissolved Oxygen (DO), suhu, dan pH. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan salinitas, DO, suhu, dan pH dengan keberadaan jentik. Metode penelitian ini adalah kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian adalah air di tempat penampungan air (TPA) berjumlah 92 TPA diambil menggunakan sample random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chi-Square. Hasil penelitian diperoleh p-value hubungan salinitas dengan keberadaan jentik adalah 0,022, DO dengan keberadaan jentik yaitu p-value = 0,009, suhu dengan keberadaan jentik didapat p-value = 0,005, dan p-value untuk hubungan pH dengan keberadaan jentik adalah 0,196. Disimpulkan parameter yang berhubungan secara signifikan adalah salinitas, DO, dan suhu. Parameter yang tidak berhubungan adalah pH. Kata Kunci: Aedes ae.; Dissolved Oxygen; pH; Salinitas; Suhu PENDAHULUAN Demam Dengue telah menjadi penyakit dengan kejadian luar biasa di beberapa wilayah di Indonesia, salah satunya di Kabupaten Banjar Provinsi Kalimantan Selatan. Kabupaten Banjar merupakan wilayah dengan angka kejadian Demam Dengue tertinggi di Kalimantan Selatan pada tahun 2021 yaitu sebanyak 44 kasus (1). Kecamatan Martapura merupakan salah satu wilayah yang berada di Kabupaten Banjar dan merupakan wilayah endemis dengan angka kejadian tertinggi (47,8%) di Kabupaten tersebut (1). Sebaran kejadian Demam Dengue salah satunya dipengaruhi oleh kepadatan jentik (2,3). Penelitian sebelumnya menunjukan bahwa keberadaan jentik dapat dipengaruhi oleh kualitas air tempat perindukan yang dapat dilihat dari parameter fisika dan kimia air tersebut (4). Penelitian Saleh, et al. (5), menyimpulkan bahwa telur nyamuk Aedes aegypti akan berkembang pada kondisi karakteristik air yang sesuai, meliputi pH, salinitas Dissolved Oxygen, dan suhu. Kualitas air adalah salah satu faktor penting yang merupakan