Seminar Hasil Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Dana BOPTN Tahun 2016, ISBN : 978-602-14917-3-7 118 Monitoring Keamanan Jaringan Komputer Menggunakan Network Intrussion Detection System (NIDS) Ery Setiyawan Jullev Atmaji 1 , Bekti Maryuni Susanto 2 1,2 Jurusan Teknologi Informasi, Politeknik Negeri Jember Jl. Mastrip Kotak Pos 164 Jember 1 setiyawanjullev@gmail.com 2 bekti.polije@gmail.com Abstract Instruksi Teknologi informasi dewasa ini semakin berkembang dan pertumbuhan yang signifikan. Contohnya mulai dari sistem informasi, mobile phone, smart home, dan yang terbaru adalah virtual reality. Tidak hanya itu, untuk mendukung keamanan jaringan pun dituntut untuk lebih berkembang dalam melindungi data yang ada pada jaringan. Keamanan jaringan merupakan segala aktifitas pengamanan suatu jaringan dengan bertujuan menjaga privacy, integrity, availability, authentication, access control dan safety terhadap suatu serangan. Keamanan jaringan harus mampu mencegah dan menghentikan berbagai potensi serangan agar tidak memasuki dan menyebar pada sistem jaringan. Serangan atau Intrusion dapat diartikan sebagai aktivitas tidak sah atau tidak diinginkan yang mengganggu privasi, integritas dan atau ketersediaan dari informasi yang terdapat di sebuah sistem. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem keamanan jaringan yang mempunyai tampilan antar muka yang mudah dipahami oleh administrator sehingga memungkinkan administrator untuk mengkases sistem walaupun terjadi malfungsi jaringan serta agar mempercepat prosess penanggulangan gangguan dan pemulihan sistem. Penelitian ini menerapkan salah satu Network Intrussion Detection System yaitu SNORT IDS yang diintegrasikan dengan BASE. Hasil monitoring SNORT ditampilkan dalam bentuk tampilan website menggunakan BASE. Keywords— Network Intrussion Detection System, SNORT IDS, BASE. I. PENDAHULUAN Teknologi informasi dewasa ini semakin berkembang dan pertumbuhan yang signifikan. Contohnya mulai dari sistem informasi, mobile phone, smart home, dan yang terbaru adalah virtual reality. Tidak hanya itu, untuk mendukung keamanan jaringan pun dituntut untuk lebih berkembang dalam melindungi data yang ada pada jaringan. Keamanan jaringan merupakan segala aktifitas pengamanan suatu jaringan dengan bertujuan menjaga privacy, integrity, availability, authentication, access control dan safety terhadap suatu serangan. Keamanan jaringan harus mampu mencegah dan menghentikan berbagai potensi serangan agar tidak memasuki dan menyebar pada sistem jaringan. Serangan atau Intrusion dapat diartikan sebagai aktivitas tidak sah atau tidak diinginkan yang mengganggu privasi, integritas dan atau ketersediaan dari informasi yang terdapat di sebuah sistem. Sistem pendeteksi jaringan yang ada pada saat ini umumnya mampu mendeteksi berbagai jenis serangan namun tidak cukup mampu untuk melakukan tindakan lebih lanjut. Selain itu sistem keamanan pun juga tidak memiliki interaktivitas dengan admin pada saat admin tidak mengadministrasi sistemnya. Selain itu sistem keamanan ini umumnya dilakukan secara manual oleh administrator. Hal ini mengakibatkan integritas sistem bergantung pada administrator dalam merespon setiap gangguan yang ada. Oleh karena itu dibutuhkan suatu sistem keamanan jaringan yang mempunyai tampilan antar muka yang mudah dipahami oleh administrator sehingga memungkinkan administrator untuk mengkases sistem walaupun terjadi malfungsi jaringan serta agar mempercepat prosess penanggulangan gangguan dan pemulihan sistem. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian eksperimen. Pada penelitian ini network instrussion detection system (NIDS) yang digunakn adalah Snort IDS. Selanjutnya diukur tingkat akurasi Snort dalam mendeteksi srangan pada jaringan komputer. II. TINJAUAN PUSTAKA IDS ( Intrusion Detection System) adalah sebuah aplikasi perangkat lunak atau perangkat keras yang dapat mendeteksi