Ekonomis: Journal of Economics and Business, 6(2), September 2022, 742-750 Publisher: Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Batanghari Jambi Address: Jl. Slamet Ryadi, Broni-Jambi Kodepos: 36122 Website: http://ekonomis.unbari.ac.id, email: ekonomis.unbari@gmail.com ISSN 2597-8829 (Online), DOI 10.33087/ekonomis.v6i2.686 742 Pengaruh Kompetensi Sumberdaya Manusia terhadap Kualitas Laporan Keuangan Daerah Pemerintah Provinsi Jambi melalui Pemanfaatan Teknologi Informasi sebagai Variabel Intervening Faramitha Riskia*, Fitrini Mansur, Misni Erwati Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Jambi *Correspondence email: faramithariskia28@gmail.com Abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kompetensi sumberdaya manusia terhadap kualitas laporan keuangan daerah pada Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jambi melalui pemanfaatan teknologi informasi. Populasi dalam penelitian ini pejabat pada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi yang berfungsi sebagai entitas akuntansi yang terlibat dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah. Sampel dalam penelitian ini dipilih menggunakan metode judgement sampling yaitu pejabat yang berwenang dalam pengelolaan dan pelaporan keuangan daerah dari 19 OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jambi. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan pendekatan Partial Least Square (PLS) dengan bantuan software Smart PLS 3.0. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Kompetensi SDM memiliki pengaruh langsung terhadap pemanfaatan teknologi informasi dan kualitas laporan keuangan daerah. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa kompetensi SDM memiliki pengaruh tidak langsung terhadap kualitas laporan keuangan daerah pada Organisasi Perangkat Daerah Pemerintah Provinsi Jambi melalui pemanfaatan teknologi informasi. Kata kunci: kualitas laporan keuangan daerah; kompetensi SDM; pemanfaatan teknologi informasi. Abstract. This study aimed to determine the effect of human resource competence on the quality of regional financial reports at the Jambi Provincial Government through the utilization of information technology. The populations in this study were officials at the Regional Apparatus Organization within the Jambi Provincial Government which functions as accounting entities involved in regional financial management and reporting. The sample in this study was selected by using the judgment sampling method, namely officials authorized in the management and reporting of regional finances from 19 OPD in the Jambi Provincial Government. Data analysis in this study used the Partial Least Square (PLS) approach with the help of Smart PLS 3.0 software. The results of this study indicated that HR competencies had a direct influence on the utilization of information technology and the quality of regional financial reports. The results of this study also indicated that the competence of human resources had an indirect influence on the quality of regional financial reports at the Regional Government Organization of Jambi Province through the utilization of information technology. Keywords: quality of regional financial reports; competence of human resources; utilization of information technology. PENDAHULUAN Penyusunan laporan keuangan instansi pemerintah daerah diharapkan berpedoman pada standar yang telah ditentukan, yaitu Standar Akuntansi Pemerintahan. Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 71 tahun 2010 tentang Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) yang menjelaskan bahwa SAP merupakan syarat mutlak yag harus dijadikan pedoman agar kualitas laporan keuangan dapat ditingkatkan. Instansi pemerintahan daerah yang menerapkan SAP akan menghasilkan laporan keuangan yang sesuai dengan ketentuan. Penerapan SAP diharapkan agar semuanya berjalan dengan terstruktur dan sesuai dengan pedoman yang berlaku sehingga akan dihasilkan laporan keuangan yang berkualitas dan akurat terutama laporan keuangan yang keberadaannya sangat penting dan dibutuhkan untuk dipertanggungjawabkannya. Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK) menemukan 13.567 permasalahan senilai Rp8,97 triliun dalam pemeriksaan selama semester I tahun 2020. Jumlah tersebut meliputi 6.713 permasalahan kelemahan sistem pengendalian intern (SPI) dan 6.702 permasalahan ketidakpatuhan terhadap ketentuan peraturan perundang- undangan senilai Rp8,28 triliun, serta 152 permasalahan ketidakhematan, ketidakefisienan, dan ketidakefektifan senilai Rp692,05 miliar. Permasalahan ketidakpatuhan, sebanyak 4.051 senilai Rp8,28 triliun merupakan permasalahan yang dapat mengakibatkan kerugian senilai Rp1,79 triliun, potensi kerugian senilai Rp3,30 triliun, dan kekurangan penerimaan senilai Rp3,19 triliun (BPK RI, 2020). Temuan ketidakpatuhan yang ditemukan BPK yang menimbulkan kerugian negara tersebut menunjukkan masih adanya kekurangan dalam pengelolaan keuangan daerah. Kondisi tersebut masih belum memenuhi asas pengelolaan keuangan daerah yang harus dikelola secara tertib, efektif, efisien, ekonomis, dan taat terhadap peraturan perundang-undangan yang berlaku. Fenomena yang paling mendasar dalam penyusunan laporan keuangan adalah kompetensi sumberdaya manusia (SDM) pada masing-masing instansi pemerintah daerah yang masih rendah sehingga kualitas laporan keuangan yang dihasilkan tidak memenuhi kaidah