Jurnal Lepa-lepa Open https: //ojs.unm.ac.id/JLLO/index Volume 1 Nomor 1, 2021 p-ISSN e-ISSN email : lepalepa@unm.ac.id 152 halaman 152-156 Submitted : 12/12/2020 Reviewed : 12/01/2021 Accepted : 16/02/2021 Published : 28/02/2021 Bahan Ajar Pelatihan Sederhana Untuk Media Pembelajaran Berbasis Labseries 2020 Asrul Burhan 1 , Andi Ahmad Rifki 2 , Nur Annisa Yusuf 3 , Alvina Nurulita 4 , Fitri Hidayanti 5 , Selvi 6 , Citra Rosalyn Anwar 7 Teknologi Pendidikan, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Negeri Makassar Asrulburhan00@gmail.com ABSTRAK Inovasi media pembelajaran sangat penting dikembangkan terkhusus pada masa pandemic Covid-19. sejalan dengan itu pengembangan bahan ajar sangat dibutuhkaan .Artikel ini menggambarkan kegiatan pelatihan yang dilakukan oleh 28 Mahasiswa KKNPPL di lokasi Teknologi Pendidikan FIP UNM. Pelatihan pembuatan media pembelajaran secara daring ini,sesuai dengan kompetensi mahasiswa dan kebutuhan masyarakat di lokasi penelitian. Kegiatan ini bekerjasama dengan Laboratorium Teknologi Pendidikan FIP UNM, Mahasiswa dan FKKG Kota Makassar. Terdiri dari 12 Program pelatihan, sesuai dengan prinsip satu mahasiswa satu program. Mahasiswa KKN PPL XXI yang berlokasi di Prodi Teknologi Pendidikan, terdiri dari 28 Mahasiswa, berasal dari program studi Teknologi Pendidikan, Bimbingan dan Konseling, Pendidikan Luar biasa dan Pendidikan Sosiologi. Kegiatan ini mendapat apresiasi dari peserta yang dating dari berbagai latar belakang Pendidikan dan profesi, baik melalui zoom maupun youtube. Kata kunci: Pelatihan, Media pembelajaran, KKN, Teknologi, Mahasiswa ABSTRACT Learning media innovation is very important to be developed especially during the Covid-19 pandemic. In line with that, the development of teaching materials is urgently needed. This article describes the training activities carried out by 28 KKNPPL students at the FIP UNM Educational Technology location. This training on making learning media online is in accordance with student competencies and the needs of the community in the research location. This activity is in collaboration with the FIP UNM Educational Technology Laboratory, Students and FKKG Makassar City. Consists of 12 training programs, according to the principle of one student one program. PPL XXI KKN students located in the Education Technology Study Program, consist of 28 students, from the Education Technology, Guidance and Counseling study programs, Special Education and Sociology Education. This activity received appreciation from participants who came from various educational and professional backgrounds, both through zoom and youtube. Keywords: Training, Learning Media, Community Service, Technology, Students PENDAHULUAN Indonesia merupakan salah satu negara yang menutup semua aktivitas nya akibat pandemic pada bulan maret 2019. Awal munculnya virus ini pertama kali ditemukan di kota Wuhan, China pada akhir Desember 2019. Virus ini menular dengan sangat cepat dan telah menyebar ke hampir semua negara, termasuk Indonesia, hanya dalam waktu beberapa bulan. Virus Corona bisa menyebabkan gangguan ringan pada sistem pernapasan, infeksi paru-paru yang berat, hingga kematian. Bidang yang juga ikut terkena imbas dari munculnya virus ini adalah bidang pendidikan. Kementerian di berbagai Negara telah mengambil langkah di setiap sekolah dan universitas untuk melakukan pembelajaran melalui internet. Akibat adanya pembelajaran online, pemerintah akhirnya membuat kebijakan untuk meniadakan UN bagi siswa SMA, SMP, dan SD. Kebijakan ini dilakukan selain untuk memutus rantai penyebaran COVID-19, juga dilakukan karena banyak siswa yang kesulitan menghadapi UN. ( Silitonga, Immanuel DB & Desri Ondira Purba, 2020:16). Kebijakan Menteri Pendidikan Nadiem Makariem yang ditandatangi pada tanggal 24 Maret 2020. Prinsip yang diterapkan dalam kebijakan masa pandemic COVID-19 adalah “kesehatan dan keselamatan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, keluarga, dan masyarakat merupakan prioritas utama dalam menetapkan kebijakan pembelajaran’’ .Terbitnya kebijakan tersebut, menjadikan semua aktivitas Pendidikan dan proses pembelajaran di Perguruan tinggi berlangsung secara daring.