45 VOLUME 17 NOMOR 1, JANUARI 2018  APLIKASI TEKNOLOGI PEMBUATAN PUPUK ORGANIK PLUS UNTUK MENINGKATKAN PRODUKTIVITAS GAPOKTAN UMA DESA KABUPATEN KLUNGKUNG I.G.R.M. Temaja 1 , G.N.A.S. Wirya 2 , dan N.L.G. Sumardani 3 ABSTRAK Pelatihan singkat pembuatan pupuk organik plus dilaksanakan pada hari Kamis, 20 April 2017 bertempat di Simantri 376. Semua (32 orang) anggota Gapoktan Uma Desa berpartisipasi pada pelatihan ini. Tujuan pelatihan ini adalah untuk memberikan pengetahuan, pemahaman, dan ketrampilan pada kelompok petani peternak tentang peningkatan produktivitas melalui pemaanfaatan kotoran ternak sapi bali sebagai pupuk organik yang memiliki nilai ekonomis lebih tinggi. Metode pemecahan masalahnya adalah memberi teori dan praktek langsung tentang memformulasikan pupuk organik terfermentasi, Trichoderma pada media pembawa dan pupuk organik plus. Selama penyampaian teori dan praktek respon peserta sangat antusias, sehingga diskusi berlangsung aktif. Kata kunci: pupuk organik, fermentasi, kotoran sapi, Trichoderma, transfer teknologi. ABSTRACT The short course on organic fertilizer plus was held on Thursday, April 20, 2017 at Simantri 376. There are 32 members of Gapoktan Uma Desa participated in this program. The purpose of the short course is to provide knowledge, understanding and skill to members of Gapoktan about increasing productivity through the utilization of bali cattle dung as an organic fertilizer that has higher economic value. The problem solving method is to give theory and practice about formulating fermented organic fertilizer, Trichoderma on carrier media and organic fertilizer plus. During the delivery of theory and practice the participants' responses were very enthusiastic, so the discussion took place actively. Keywords: organic fertilizer, fermentation, cattle dung, Trichoderma, technology transfer. 1. PENDAHULUAN Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Uma Desa berkedudukan di Desa Takmung, Kecamatan Banjarangkan, Kabupaten Klungkung, Provinsi Bali. Gapokta Uma Desa memiliki 3 Kelompok Tani (Poktan) yaitu: Poktan Sedana Uma Desa dengan jumlah anggota 22 orang, Poktan Sri Uma Desa dengan jumlah anggota 20 orang, dan Poktan Ternak Uma Desa dengan jumlah anggota 22 orang. Anggota Gapoktan ini memiliki Rumah Tangga Miskin (RTM) lebih dari 35%, sehingga memperoleh program pemberdayaan pedesaan dari pemerintah provinsi Bali melalui program Simantri (Sistem Pertanian Terintegrasi). 1 Fakultas Pertanian, Universitas Udayana, raitemaja@unud.ac.id 2 Fakultas Pertanian, Universitas Udayana 3 Fakultas Peternakan, Universitas Udayana