Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unsyiah Volume 1 Nomor 1, Agustus 2016. Hal. 235-245 235 ANALISIS INDIKATOR TRANSPORTASI UNTUK PENGEMBANGAN EKONOMI WILAYAH DI KOTA BANDA ACEH Rizki Mulya 1 ,Cut Zakia Rizki 2 * 1) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala Banda Aceh,Email: riski.mulyaa@yahoo.co.id 2) Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Syiah Kuala Banda Aceh,Email : zakia_rizki@yahoo.com Abstract The purpose of this research is to find out the influence of the indicator transportation of economic development in the city of Banda Aceh. The variable used in this research Accessibility variable in terms the length of the road and Mobility in term the number of vehicles and locally- generated revenue variable to see the economic development region. Data used in this research is secondary data from 2005-2014. The analysis model used in this research is multiple linear regression or Ordinary Least Square (OLS). Based the result of the regression estimation conclude that variable path length has a significant negative impact on Locally-generated revenue in the city of Banda Aceh. Each additional path length 1 Km will cause decrease of Locally-generated revenue. Because the addition of the road means burdening Locally-generated revenue or increasing expenditure incurred area for the increased cost of road networks or road maintenance cost. Path length in this research mean didn’t increased income areas in term of economy sectors. While the number of motor vehicles has positive effect on Locally-generated revenue in the city of Banda Aceh because every additional 1 unit of motor vehicles will increase on Locally-generated revenue. Keywords : Number of Vehicles, Path Length, Locally-Generated Revenue. Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh indikator transportasi terhadap pengembangan ekonomi di Kota Banda Aceh. Adapun variabel yang digunakan adalah variabel Aksesibilitas dalam hal ini dilihat dari panjang jalan dan Mobilitas dilihat dari jumlah kendaraan dan variabel Pendapatan Asli Daerah untuk melihat pengembangan ekonomi wilayah. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari tahun 2005-2014. Sedangkan model yang digunakan dalam penelitian ini yaitu model analisis regresi linear berganda atau Ordinary Least Square (OLS). Berdasarkan hasil dari estimasi regresi dapat disimpulkan bahwa variabel panjang jalan memiliki berpengaruh yang negatif dan signifikan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Banda Aceh. Setiap penambahan Panjang Jalan sebesar 1 Km maka akan mengakibatkan penurunan PAD. Sedangkan Jumlah Kendaraan bermotor mempengaruh positif terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Banda Aceh. Kata Kunci : Jumlah Kendaraan, Panjang Jalan, Pendapatan Asli Daerah(PAD) PENDAHULUAN Sistem transportasi nasional memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung pembangunan nasional. Transportasi sangat dibutuhkan untuk menjamin terselenggaranya