JPSCR: Journal of Pharmaceutical Science and Clinical Research, 2022, 03, 331-346 DOI: 10.20961/jpscr.v7i3.65276 Formulasi Nanoemulsi Ekstrak Terpurifikasi Daun Afrika ( Vernonia amygdalina) Terinkoporasi dalam Dissolved Microneedle Patch Amalia Daryati 1 , Meila Tunjung Suryaningrum 1 , Ahmad Prakoso 1 , Ikke Ramandhita Mulia Isnaini 1 dan Syaiful Choiri 2 * 1 Program Studi Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta, Indonesia, 57126. 2 Teknologi Farmasetik dan Sistem Penghantaran Obat, Program Studi S1 Farmasi, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Sebelas Maret, Jl. Ir. Sutami 36A, Surakarta, Indonesia, 57126. *email korespondensi: s.choiri@mipa.uns.ac.id Received 16 September 2022, Accepted 29 November 2022, Published 30 November 2022 Abstrak: Sistem penghantaran sediaan patch transdermal mampu meningkatkan kepatuhan pasien, diabetes melitus dengan menghindari regimen dosis yang rumit serta penggunaan injeksi insulin. Senyawa 11β,13-dihydrovernolide yang diisolasi dari tanaman daun afrika (Vernonia amygdalina) terbukti secara efektif mampu menurunkan kadar gula darah. Microneedle merupakan alat untuk menghantarkan obat secara perkutan sehingga mampu mencapai sirkulasi sistemik. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan nanoemulsi isolat ekstrak terpurifikasi daun afrika terinkorporasi dalam dissolved microneedle patch. Senyawa diisolasi dan diekstraksi menggunakan maserasi dengan pelarut metanol, dilanjutkan fraksinasi cair-cair, dan kromatografi kolom. Purifikat yang diperoleh dikarakterisasi profil kromatogram lapis tipis dan spektra vibrasional. Pengembangan formula nanoemulsi menggunakan teknik mixture design untuk memperoleh formula optimum yang diinkorporasikan ke dalam campuran polimer dan microneedle dicetak menggunakan master template. Pengujian in vivo dilakukan menggunakan tikus sebagai model hewan uji dan dikaji penurunan kadar gula darah tikus. Hasil fraksi semipolar diperoleh rendemen 11,99 % dan isolat daun afrika diperoleh rendemen 0,075%. Profil kromatogram lapis tipis menunjukkan spot tunggal pada sampel isolat dan spektra vibrasional mengkonfirmasi gugus-gugus senyawa 11β,13-dihydrovernolide. Karakterisasi ukuran droplet nanoemulsi menunjukkan hasil 73,54±3,92 nm dengan distribusi ukuran droplet yang seragam 0,594±0,058. Jarum yang dihasilkan berukuran pada rentang 100- 250 μm dengan nilai folding endurance patch sebesar >300 kali. Hasil pengujian kadar glukosa menunjukkan bahwa kelompok patch transdermal nanoemulsi mampu menurunkan kadar gula darah sebear 60% dan tidak berbeda bermakna dengan control positif. Formula patch isolat tanpa nanoemulsi mampu menurunkan kadar gula darah tikus sebesar 20%. Formulasi nanoemulsi isolat daun afrika terinkorporasi dalam dissolving microneedle menunjukkan peningkatan efektivitas antidiabetes dibandingkan tanpa formulasi nanoemulsi. Kata kunci: anti-diabetes; daun afrika; microneedle; nanoemulsi; optimasi Abstract. African Leaf (Vernonia amygdalina) Purified Extract Nanoemulsion Formulation Incorporated in Dissolved Microneedle Patch. A transdermal patch delivery system can improve patient compliance with diabetes mellitus because it eliminates the complex dose regiment and insulin injection. The 11β,13-dihydrovernolide that isolated from the african leaf plant (Vernonia amygdalina) were proven to be effective in lowering blood sugar levels. Microneedle is a device for delivering drugs percutaneously so that they can reach the systemic circulation. This study aims to formulate a nanoemulsion of an isolated extract of purified African leaf extract incorporated in dissolved microneedle. The compounds were