Jurnal ADIMAS Jurnal Pengabdian Masyarakat| ADIMAS 2020 67 PEMBERDAYAAN KELOMPOK TANI WANITA MELALU DIVERSIFIKASI VARIAN RASA OLAHAN EMPING MLINJO DI DESA MIRITPETIKUSAN, MIRIT, KEBUMEN JAWA TENGAH Desi Susilawati 1* , Putri Rachmawati 2 1 Akuntansi Program Vokasi, Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta 2 Teknik Mesin Program Vokasi, Universitas Muhamamdiyah Yogyakarta Jalan Brawijaya, Tamantirto, Kasihan Bantul *Email: desisusilawati@umy.ac.id Abstrak Tujuan Pengabdian Kemitraan Masyarakat ini adalah untuk membantu masyarakat dalam peningkatan taraf hidup masyarakat khususnya untuk peningkatan penghasilan. Kegiatan ini dilatarbelakangi dengan adanya hasil pertanian berupa mlinjo yang berlimpah di Desa Miritpetikusan. Namun mlinjo belum diolah, langsung dijual kepada tengkulak dengan harga yang murah. Beberapa keluarga ada yang sudah mengolah mlinjo menjadi emping dan di pasarkan dalam bentuk emping mentah dengan kemasan yang sederhana. Tujuan Program Pengabdian Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah pengolahan mlinjo sebagai bahan baku emping sehingga bernilai jual tinggi dengan pengemasan yang menarik dan lebih tahan lama .Metode yang akan dalam pengabdian ini adalah pelatihan keterampilan, peningkatan kualitas dan pengembangan variasi produk yang dihasilkan. Sasaran program adalah pengusahaHome Industryatau kelompok tani emping mlinjodengan dukungan perangkat desa dan masyarakat di Desa Miritpetikusan, Kebumen Jawa Tengah. Program yang dilakukan meliputi: 1) Membentuk kelompok pengusaha emping mlinjo, 2) Memberikan penyuluhan dan pelatihan usaha peningkatan kualitas dan disersifikasi variasi rasa hasil olahan emping mlinjo, 3) Pelatihan Packaging /labelling sehingga kemasan menjuadi lebih bagus dan menarik konsumen, 4) Pembuatan Branding Image untuk produk- produk hasil olahan yang berasal dari desa Miritpetikusan dan 5) Pemasaran produk. Pelaksanaan Program Ppengabdian Kemitraan Masyarakat ini akan menggunakan metode ESD (Education for Sustainable Development). ESD adalah metode pembelajaran untuk mendukung pembangunan berkelanjutan, yakni jenis pembelajaran yang memberikan kesadaran jiwa wirausaha yang inovatif dan kreatif. Terlihat Jelas hubungan antara program PKM ini dengan peningkatan perekonomian keluarga sehingga mampu mewujudkan keluarga yang sejahtera. Hal ini sejalan dengan Gerakan Pemberdayaan Masyarakat dan Kesejahteraan Keluarga (PMKK).Hasil menunjukkan kelompok usaha emping mlinjo telah terbentuk dengan nama ANIATI. Branding image untuk setiap produk olahan yang berasal dari Desa Miritpetikusan terdapat logo MP. Kata Kunci: Branding Image, Pemasaran, Kemasan, Olahan Emping Mlinjo Abstract The purpose of this Community Partnership Service is to help the community in improving the standard of living of the community, especially for increasing income. This activity was motivated by the presence of abundant agricultural products in the Miranpetikusan Village. However, mlinjo has not been processed, it is directly sold to middlemen at a cheap price. Some families have already processed mlinjo into emping and marketed it in the form of raw chips (emping) with simple packaging. The aim of the Community Partnership Service Program (PKM) is processing mlinjo so that it has a high selling value with attractive packaging and is more tasty for along time. The methods in this service are improving skill by training, quality improvement and development of the variety of products produced. The target of the program is the entrepreneur of Home Industry or the emping mlinjo farmer group and supporting by of villageapparatus and the community in Miritpetikusan Village, Kebumen, Central Java. The programs carried out include: 1) Forming a group of mlinjo chips entrepreneurs, 2) Providing counseling and business training to improve the quality and diversification of flavor variations, 3) Packaging / labeling training so