https://abdi.ppj.unp.ac.id/index.php/abdi
Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Volume 4 Nomor 1 2022, pp 228-232
ISSN: 2684-8570 (Online) – 2656-369X (Print)
DOI: https://doi.org/10.24036/abdi.v4i1.238
Received: November 21, 2021; Revised: June 15, 2022; Accepted: June 21, 2022
228
Pendampingan Guru dalam Peningkatan Pengetahuan tentang
Penilaian Status Gizi
Firnaliza Rizona
1*
, Yeni Anna Appulembang
2
, Fuji Rahmawati
3
, Sigit Purwanto
4
Khoirul Latifin
5
1,2,3,4
Universitas Sriwijaya
*Corresponding author, e-mail: firnaliza.rizona@fk.unsri.ac.id.
Abstract
Obesity prevalence on school age children was increasing especially in pandemic covid 19 because
of online lesson which make the physical activity become subtract. Early preventing should be
conduct to decrease obesity till adult age and other health effect which is could disturb children
healthy. Early detection obesity by the school can be done through nutritional status data collection
of students. But a lot of schools did not know how to determine children nutritional status. Subject
of this community dedication was the teacher in elementary school to increase the knowledge on
measure the student’s nutritional status. This training was completed with media such us guideline
book for determining nutritional status. Teacher conducted the small group discussion divided to
five personal in four group. The result of this activity was increasing knowledge of teacher in
determining the student’s nutritional status. Based on this activity The objective of this public service
is elementary school teacher to increase knowledge in measuring the status of child nutrition. Based
on these activities are on the schools regularly can do early detection at the nutritional status students
to children with the risk of obesity and that has been obese can get immediate intervention and the
school can collaborate with health services to tackle obesity on a student.
Keywords: Knowledge; Nutritional status; Obese; Student; Teacher
How to Cite: Rizona, F, et al. (2022). Pendampingan Guru dalam Peningkatan Pengetahuan
tentang Penilaian Status Gizi. Abdi: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat , 4(1), 228-232.
This is an open access article distributed under the Creative Commons 4.0 Attribution License, which permits unrestricted use, distribution,
and reproduction in any medium, provided the original work is properly cited under the same license as the original. ©2022 by author.
Pendahuluan
Masalah obesitas merupakan masalah gizi yang dihadapi hampir seluruh negara di dunia. Penderita
obesitas pada usia anak terus mengalami peningkatan. Berdasarkn hasil riset kesehatan dasar patahun 2018
diketahui bahwa baik pada usia anak maupun dewasa terjadi peningkatan hingga 31% (Riskesdas, 2018).
Setelah terjadi pandemic covid 19 yang menyebabkan anak harus belajar secara dalam jaringan (daring),
membuat aktivitas fisik anak menjadi berkurang sehingga mempengaruhi berat badan anak. Salah satu
penelitian menunjukkan bahwa selama pandemic covid 19 terdapat peningkatan berat badan siswa (Khan &
Smith, 2020).
Keterkaitan yang erat antara kegemukan pada usia muda terhadap usia tua menuntut untuk
penanganan dan pencegahan dilakukan sedini mungkin pada saat anak masih dalam usia sekolah. Kejadian
kegemukan pada anak sekolah perlu diupayakan penanggulangannya bagi yang sudah mengalami
kegemukan dan dicegah bagi yang belum mengalami kegemukan (Rizona, 2021).
Beberapa upaya penanggulangan pencegahan obesitas sudah mulai dilakukan baik metode ceramah
ataupun konseling tentang ketidakseimbangan nutrisi baik tentang gizi buruk maupun obesitas dan akibatnya
baik yang dilakukan secara massal ataupun dilakukan secara individu (Sihadi, 2017). Akan tetapi diperlukan
upaya pencegahan lainnya yaitu berupa deteksi dini status gizi siswa. Hal ini dilakukan agar kejaidn obeistas
dapat segera diketahui dan segera pula mendaatkan tindakan yang tepat. Pencegahan ini juga merupakan
langkah awal untuk mengetahui tindakan apa yang tepat jika ditemukan anak dengan status gizi selain
normal seperti kurang gizi ataupun obesitas.