iii PENGARUH PENAMBAHAN KOMPOSISI BAHAN KIMIA (FLY ASH, KAPUR DAN BIO-BAKTERI) TERHADAP PARAMETER FISIK, MEKANIK DAN DINAMIK AKIBAT SIKLUS PEMBASAHAN-PENGERINGAN PADA TANAH RESIDUAL DI DAERAH LERENG Nama Mahasiswa : Dewinta Maharani Prastiwi (3109100004) Agusti Nilasari (3109100041) Bebby Idhiani Nikita (3109100075) Dosen Konsultasi : Dr. Ir. Ria Asih Aryani Soemitro, M.Eng Musta’in Arif, ST.,MT. ABSTRAK Dalam penelitian ini, untuk meningkatkan daya dukung tanah, digunakan metode perbaikan tanah dengan cara kimiawi berupa penambahan bahan kimia yaitu kapur aktif atau Hydrated Lime (Ca(OH) 2 ), Fly Ash dan juga dengan proses mikrobiologi yang menggunakan Bio-bakteri. Kapur aktif atau yang sering disebut dengan gamping adalah senyawa kimia dengan rumus kimia Ca(OH) 2 dimana dapat berupa kristal tak berwarna atau bubuk putih yang dihasilkan melalui reaksi kalsium oksida (CaO) dengan air. Adapun penambahan bio-bakteri sebagai bahan stabilisasi yang ramah lingkungan yang berbentuk cairan. Produk ini terbuat dari material organik, protein denaturasi, biopolimer surfaktan dan organominerals yang telah difermentasi oleh mikroba menguntungkan. Produk ini mudah dalam pengaplikasian di lapangan tetapi pada suhu diatas 30°C, proses mikrobiologi akan non-aktif secara sementara. Penelitian ini menggunakan uji Bender Elemen yang kemudian dilakukan di laboratorium pada kondisi awal. Pengujian sifat fisik yang meliputi pengujian gravimetri dan volumetri yang