Ecosains: Jurnal ilmiah ekonomi dan pembangunan Volume 10, Nomor 1, Mei 2021, Hal 69-81 http://ejournal.unp.ac.id/index.php/ekosains P-ISSN: 2302-8408; e-ISSN: 2655-6480 Analisis Cadangan Devisa Indonesia Tahun 2008-2018 Deswita Herlina a* , Tony S Chendrawan b , Latif Sobri c a,b,c Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Sultan Ageng Tirtayasa * Korespondensi: deswita@untirta.ac.id Abstract This study aims to analyze how the response of foreign exchange reserves to the shock of the exchange rate, inflation, and foreign debt and to determine the contribution of exchange rate, inflation, and foreign debt to foreign exchange reserves. The type of data used in this study is secondary data which has the nature of a time series from the period 2008:Q1 to 2018:Q4. This research uses Vector Autoregression (VAR) analysis method. Based on the research results of the Impulse Response Function (IRF) test, it shows that the shock response of the exchange rate and foreign debt variables to the shock of foreign exchange reserves is positive, while the shock response of the inflation variable to the shock of foreign exchange reserves is negative. Then for the results of the Variance Decomposition (VD) test, the variable that contributes more to foreign exchange reserves is the exchange rate of 13.05%, followed by inflation of 7.82% and foreign debt of 1.86%. Keywords: Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana respon cadangan devisa terhadap shock nilai tukar, inflasi, dan utang luar negeri serta untuk mengetahui kontribusi nilai tukar, inflasi, dan utang luar negeri terhadap cadangan devisa. Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder yang bersifat time series dari periode 2008:Q1 hingga 2018:Q4. Penelitian ini menggunakan metode analisis Vector Autoregression (VAR). Berdasarkan hasil penelitian uji Impulse Response Function (IRF) menunjukkan bahwa respon shock variabel nilai tukar dan utang luar negeri terhadap shock cadangan devisa adalah positif, sedangkan shock respon variabel inflasi terhadap shock cadangan devisa negatif. Kemudian untuk hasil uji Variance Decomposition (VD), variabel yang memberikan kontribusi lebih besar terhadap cadangan devisa adalah nilai tukar sebesar 13,05%, diikuti oleh inflasi sebesar 7,82% dan utang luar negeri sebesar 1,86%. Kata Kunci: Kode Klasifikasi JEL: E51; G21; C22 PENDAHULUAN Sebagai negara dengan kategori negara berkembang, Indonesia tidak terpisahkan dengan aktivitas ekonomi internasional yang juga memiliki perkembangan dan dinamikanya sendiri. Sejalan dengan hal tersebut, pembangunan pada seluruh bidang terus dilakukan dalam upaya meningkatkan taraf hidup masyarakatnya. Dari berbagai sumber pemasukan aktivitas ekonomi internasional, devisa merupakan salah satu sumber penting yang berkontribusi (Mildyanti, 2019). Cadangan devisa harus terus dijaga demi kepentingan perdangangan internasional sebagai aktiva luar negeri pemerintah. Hal ini karena salah satu indikator yang penting untuk menjelaskan kemampuan suatu negara dalam perdangangan internasional. Cadangan Devisa, Nilai Tukar, Inflasi, Utang Luar Negeri. Info Artikel Diterima: 28 Februari 2021 Disetujui: 10 April 2021 Terbit daring: 4 Mei 2021 DOI: - Sitasi: Herlina, Deswita., Chendrawan, Tony, S., & Sobri, Latif. (2020). Analisis Cadangan Devisa Indonesia Tahun 2008-2018. Ecosains: Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Pembangunan, 10(1), 69-81. Foreign Exchange Reserves, Exchange Rate, Inflation, Foreign Debt.