Jurnal Genre Vol. 4, No. 1, Maret 2022,pp. 37-46 10.26555/jg.v%vi%i.2180 http://journal2.uad.ac.id/index.php/genre/index jurnal.genre@pbsi.uad.ac.id 37 Patriotisme dalam Puisi Karawang Bekasi Karya Chairil Anwar dan Musikalisasi Puisi Pahlawan Bangsaku Karya Alpendi Unsaga: sebuah kajian sastra bandingan Neissaroh Al Mardhiah a,1, ,Yosi Wulandari b,2* a Pendidikan Bahasa Indonesia, FKIP, Universitas Ahmad Dahlan 1 neissaroh2011003050@webmail.uad.ac.id; 2 yosi.wulandari@pbsi.uad.ac.id *Correspondent Author 1. Pendahuluan Indonesia merupakan negara kaya raya, gemah ripah loh jinawi yang membuat banyak negara asing ingin memilikinya. Diperkirakan ada enam negara yang secara bergantian menjajah Indonesia untuk eksploitasi kekayaan. Merasa sangat lama dengan penjajahan, kamudian bangkitlah pergerakan-pergerakan nasional pemberantas penjajahan. Dengan berbagai rintangan, strategi, bahkan peperangan dihadapi untuk mejadikan negara Indonesia sebagai negara yang merdeka. Begitupun dengan Malaysia yang menjadi pusat perdagangan utama di Asia Tenggara menjadi daya tarik Inggris untuk menguasainya. Meskipun prosesi kemerdekaan kedua negara tersebut berbeda, namun disini peneliti memfokuskan pada pejuang atau pahlawan yang telah mengorbankan dirinya untuk menjadi negara merdeka hingga saat ini. ARTICLE INFO ABSTRACT Article history Received : Desember 2021 Revised : Januari 2022 Accepted : Februari 2022 Patriotisme di Indonesia dan Malaysia lahir dari perlawanan dan perjuangan pahlawan di kala penjajahan. Melukiskan masa-masa itu banyak penyair yang kemudian menyairkan puisi tentang perjuangan mendapatkan kemerdekaan. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan patriotisme pada puisi Karawang bekasi dan musikalisasi puisi pahlawan Bangsaku dan relevansinya di zaman sekarang. Melalui penelitian ini diharapkan masyarakat paham akan nilai patriotisme tidak hanya dimiliki oleh pahlawan pada masanya, melainkan semua generasi perlu memiliki nilai patriotisme sebagai cerminan warga negara yang bernegara. Objek penelitian ini adalah puisi Karawang Bekasi karya Chairil Anwar dari Indonesia dan musikalisasi puisi Pahlawan Bangsaku karya Alpendi Unsaga dari Malaysia. Dua penyair tersebut berlatar belakang sebagai masyarakat dari bangsa yang terjajah pada masanya, yang akan menjadi bahan pertimbangan penelitian ini. Metode yang digunakan adalah metode komparatif dengan pendekatan kajian sastra bandingan. Hasil penelitian ini adalah adanya relasi sejarah penjajahan yang melatarbelakangi sehingga ditemukan persamaan pada kedua puisi, yaitu adanya kesamaan nilai petriotisme. Patriotisme yang ditemukan adalah gugurnya pahlawan melawan penjajah, kerelaan pahlawan berkorban untuk bangsa atau negaranya, dan mengenang jasa pahlawan sebagai bagian dari bangsa. This is an open-access article under the CC–BY-SA license. Keywords: Patriotisme Indonesia Malaysia Sastra Bandingan