Pengaruh Efektifitas Media Iklan Kartu Seluler Xl pada Pt Xl Axianta di Jakarta Barat Jurnal Ekonomi, Volume 4 Nomor 2, November 2013 102 PENGARUH EFEKTIFITAS MEDIA IKLAN KARTU SELULER XL PADA PT XL AXIANTA DI JAKARTA BARAT Shiren 1 , Endang Ruswanti 2 , M Unggul Januarko 3 1,2,3 Fakultas Ekonomi Universitas Esa Unggul, Jakarta Jalan Arjuna Utara no. 9, Kebun Jeruk, Jakarta 11510 endangruswanti@esaunggul.ac.id Abstrak Berdasarkan hasil analisis CRI yang telah diuji, iklan kartu selular XL melalui media televisi termasuk dalam kategori cukup efektif. Hal tersebut disebabkan banyaknya responden yang melihat iklan di media televisi, namun jumlah responden yang tertarik sampai proses pembelian tidak terlalu tinggi. Ini menunjukan bahwa iklan di media televisi sudah maksimal dalam menarik perhatian konsumen namun pesan yang disampaikan tidak membuat konsumen membeli produknya.Sedangkan untuk membeli produk, mereka tidak tertarik pada promosinya karena sudah memiliki pilihan kartu selular yang lain. Berdasarkan hasil analisis CRI yang telah diuji, iklan kartu selular XL melalui media surat kabar termasuk dalam kategori efektif karena didukung dari informasi yang didapatkan responden pada saat membaca, lebih jelas dan terperinci promosi yang sedang berlangsung serta syarat dan ketentuan yang ada. Iklan di surat kabar tidak setiap hari diterbitkan, namun sekali diterbitkan banyak konsumen yang tertarik dan melakukan pembelian. Kata kunci: efektifitas, media televisi, pembelian Pendahuluan Dalam perkembangan teknologi yang semakin pesat, dunia usaha dituntut untuk bersaingan di era globalisasi ini. Perusahaan diharapkan mengikuti perkembangan teknologi yang diiringi dengan memproduksi barang yang sesu ai dengan zaman dan penuh dengan inovatif. Dalam menciptakan produk yang inovatif tentunya ada kompetisi persaingan bisnis oleh setiap perusahaan dalam mempertahankan posisinya di pasar. Telepon genggam atau handphone merupakan salah satu produk yang sangat pesat perkembangannya karena merupakan salah satu alat komunikasi agar tetap terhubung dengan keluarga maupun kerabat. Dengan sentuhan teknologi yang semakin berkembang kini telepon genggam menjadi salah satu bagian yang penting dalam kehidupan sehari-hari. Hal itu disebabkan karena fungsi yang dihasilkan dari telepon genggam tidak hanya sekedar untuk telepon dan kirim pesan singkat (SMS) tetapi sebagai penunjang bisnis di jaman yang modern ini serta sebagai salah satu fasilitas hiburan karena bisa mengakses permainan secara online maupun offline, sosial media bahkan televisi secara online di telepon genggam. Namun di dalam telepon genggam yang sangat canggih, ada sebuah fitur kartu selular atau yang kita sering dengar simcard yang menjadi pelengkap agar suatu telepon genggam dapat berfungsi secara sempurna. Bentuknya yang kecil tidak menutup besarnya fungsi yang dihasilkan. Tentu saja produsen kartu selular tidak hanya satu, tetapi sudah beberapa pesaing- pesaing baru yang ikut terjun dalam bisnis kartu selular ini. Kartu selular yang sering kita jumpai di pasaran seperti Telkomsel, XL, Indosat, Axis, Three (3), dan lainnya. Dengan adanya keterkaitan antara telepon genggam dan kartu selular yang sangat kuat membuat persaingan antara produsen kartu selular berlomba-lomba memikat konsumen agar menggunakan kartu selular yang mereka produksi. Masalah yang timbul dari adanya persaingan antar produsen adalah harga dan fasilitas bonus yang mereka tawarkan sangat bersaing antara satu dan produsen lainnya. Salah satu cara promosi yang banyak dilakukan perusahaan untuk memperkenalkan dan mempertahankan produk mereka adalah dengan cara periklanan (Advertising). Advertising atau periklanan sering kita jumpai di media elektronik (televisi, radio), media cetak (surat kabar, majalah, brosur, tabloid), media