BALANGA: Jurnal Pendidikan Teknologi dan Kejuruan ISSN 2338-426X Vol. 10 No. 1 Januari-Juni 2022:27-34 DOI: 10.37304/balanga.v10i1.4990 27 EARNINGS OF ONLINE MOTORCYCLE TAXI BIKERS OPERATING IN PALANGKA RAYA (CASE STUDY OF ONLINE MOTORCYCLE TAXI GRABS) PENGHASILAN BIKER OJEK ONLINE YANG BEROPERASI DI PALANGKA RAYA (STUDI KASUS GRAB OJEK ONLINE) Whendy Trissan 1 , Atika Ayu Lestari 2 1) Dosen rogram Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan 2) Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Bangunan, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Palangka Raya, Kampus UPR Tunjung Nyaho, Jl. H. Timang Email: whendy2021@gmail.com ABSTRACT Online motorcycle taxis are application-based motorcycle taxis, since the presence of online motorcycle taxis can make it easier for people to travel using motorcycle taxis even when they don't want to leave the house but want to buy goods, they can use online motorcycle taxi services. Likewise for online motorcycle taxi drivers (Grab), they are greatly helped by Grab because it makes it easier for them to earn a living. However, not everyone realizes that joining a Grab bike partner is very profitable for them. This study was conducted to find out how much income a Grab bike partner earns. This research is a quantitative research. The sample was taken using the Stratified Random Sampling technique so that Grab bike Palangka Raya partners were determined to be the sample in this study. The research instrument was in the form of direct interviews in order to obtain the necessary data. Then, the data were analyzed using nonparametric statistics from Kolmogorof Smirnov Z (SPSS version 16 program) and the data were normally distributed. The author finally draws conclusions based on statistical results. The results showed that the net income of Grab bike partners was Rp. 57,938,121, - per year which means that the net income for each month reaches Rp. 4.828.177,-. this is proven by the statements of Grab bike partners when interviewed. Therefore, it can be proven that the income of Grab bikes is greater than the Provincial Minimum Wage. Keywords: Biker Income, Online Ojek, SPSS ABSTRAK Ojek Online merupakan ojek berbasis aplikasi, sejak kehadiran ojek online dapat mempermudah masyarakat berpergian menggunakan ojek bahkan ketika tidak ingin keluar rumah namun ingin membeli barang bisa menggunakan jasa ojek online. Begitupun bagi pengemudi ojek online (Grab), mereka sangat terbantu dengan adanya Grab karena mempermudah mereka dalam mencari nafkah. Namun, tidak semua orang menyadari bahwa bergabung menjadi mitra Grab bike sangat menguntungkan mereka. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui seberapa besar penghasilan yang di peroleh seorang mitra Grab bike. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif. Sample yang diambil dengan teknik Sampel Acak Berstrata (Stratified Random Sampling) sehingga mitra Grab bike Palangka Raya ditetapkan menjadi sample dalam penelitian ini. Instrumen penelitian dalam bentuk wawancara secara langsung agar mendapatkan data yang diperlukan. Kemudian, data dianalisis dengan menggunakan statistik nonparametik dari Kolmogorof Smirnov Z (Program SPSS versi 16) dan data berdistribusi normal. Penulis akhirnya mengambil kesimpulan berdasarkan hasil statistik. Hasil penelitian menunjukan bahwa penghasilan bersih mitra Grab bike sebesar Rp. 57.938.121,- per Tahun yang artinya penghasilan bersih untuk setiap bulannya mencapai Rp. 4.828.177,- . hal itu di buktikan dengan pernyataan-pernyataan mitra Grab bike ketika diwawancarai. Oleh karena itu, dapat di buktikan bahwa penghasilan Grab bike lebih besar dari Upah Minimum Provinsi. Kata Kunci : Penghasilan Biker, Ojek Online,SPSS PENDAHULUAN Memasuki era globalisasi saat ini transportasi merupakan sarana yang sangat dibutuhkan, karena dengan adanya transportasi dapat mempermudah pekerjaan dan membantu dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari. Ketergantungan masyarakat terhadap transportasi sangat tinggi, dengan alasan mempersingkat waktu perjalanan. Dengan alasan tersebut maka hadir inovasi-inovasi terbaru dibidang transportasi. Salah satu contohnya yaitu hadirnya