Jurnal EKSPONENSIAL Volume 7, Nomor 1, Mei 2016 ISSN 2085-7829 Program Studi Statistika FMIPA Universitas Mulawarman 23 Peramalan Jumlah Penduduk Kota Samarinda Dengan Menggunakan Metode Pemulusan Eksponensial Ganda dan Tripel Dari Brown Forecasting the Population of the City of Samarinda by Using Brown’s Double and Triple Exponential Smoothing Method Reyham Nopriadi Gurianto 1 , Ika Purnamasari 2 , Desi Yuniarti 3 1 Mahasiswa Program Studi Statistika FMIPA Universitas Mulawarman 2,3 Dosen Program Studi Statistika FMIPA Universitas Mulawarman Email: Reyham.ewin91@gmail.com Abstract Forecasting is a process or method to predict an event that will occur in the future. Exponential smoothing is a method of moving average forecasting that conduct weighting decreases exponentially toward the value of the older observations. In this study discusses the Brown’s double exponential smoot hing and Brown’s triple exponential smoothing method in predicting the population of the city of Samarinda in 2014, 2015 and 2016 are very necessary for the government to determine the population of the city of Samarinda. Double exponential smoothing method and triple from Brown is a method of extrapolation or by using a time series of past history in making the forecast for the future which used as a guide in decision-making processes. Results obtained using the method of Brown's double exponential smoothing using the parameter alpha of 0,52 was obtained that the forecast of total population in 2014 was 843.653 residents, in 2015 was 898.647 residents, and in 2016 was 944.716 residents with an average value deviation absolute (MAD) is 12.937 and the average -rata absolute percentage error (MAPE) is 2,4548. In the triple exponential smoothing method Brown’s using parameters alpha 0,4 obtained results forecast the total population in 2014 was 854.766 residents, in 2015 was 898.647 residents, and in 2016 was 944.716 residents with an average value deviation absolute (MAD) is 14.709 and the average percentage The absolute error (MAPE) is 2,7589. Keywords MAD, MAPE, Brown’s Double Exponential Smoothing Method, Brown’s Triple Exponential Smoothing Method. Pendahuluan Peramalan adalah suatu hal yang sangat penting dalam era modern saat ini, khususnya dalam mengambil sebuah keputusan (Awat, 1990). Peramalan merupakan alat bantu yang penting dalam perencanaan yang efektif dan efisien. Peramalan merupakan metode yang digunakan untuk memprediksi ketidakpastian masa depan sebagai upaya untuk mengambil suatu keputusan yang lebih baik. Berkembangnya teknik peramalan yang lebih canggih dan seiring dengan kemajuan perangkat lunak computer, membuat teknik peramalan juga semakin banyak dan berkembang sesuai dengan kebutuhan yang diperlukan (Makridakis, 1993). Firdaus (2006) menyatakan bahwa metode pemulusan (smoothing) diklasifikasikan menjadi dua yaitu metode pemulusan rata-rata (average) dan metode pemulusan eksponensial (exponential smoothing). Metode pemulusan rata-rata (average) merupakan suatu teknik pemulusan berdasarkan rataan suatu data deret waktu. Sedangkan untuk pemulusan ekponensial (exponential smoothing) merupakan suatu teknik peramalan yang menunjukkan pembobotan secara eksponensial terhadap nilai pengamatan yang lebih lama. Dalam metode pemulusan eksponensial ganda dari Brown ini dilakukan proses pemulusan dua kali. Metode pemulusan eksponensial ganda dari Brown dapat digunakan untuk meramalkan data yang memiliki pola data trend, sama halnya dengan metode pemulusan eksponensial tripel dari Brown yang mengalami tingkat pemulusan tiga kali dan dapat digunakan untuk meramalkan pola data trend bahkan pemulusan yang lebih tinggi bilamana pola datanya mengandung unsur trend kudratik, kubik dan tingkat yang lebih sulit (Makridakis, Wheelwright dan McGee, 1999). Peramalan dapat dilakukan pada perkiraan yang didasarkan pada data historis dan pengalaman. Umumnya metode peramalan digunakan dalam bidang ekonomi diantaranya keuangan, tingkat laju inflasi, penduduk dan banyak hal lainnya (Subagyo, 1986). Di era globalisasi sekarang ini perkembangan zaman semakin maju dengan pesat, seiring dengan pertumbuhan penduduk yang begitu cepat. Penduduk Kota Samarinda dari tahun ke tahun mencatat kenaikan yang cukup berarti. Kota Samarinda merupakan ibu kota provinsi Kalimantan Timur dengan luas wilayah 718.000 Km 2 . Pada tahun 2013, jumlah penduduk Kota Samarinda sebanyak 805.688 jiwa. Kepadatan