eISSN 2776-3161
© 2021 Penulis. Dibawah lisensi CC BY-SA 4.0. Ini adalah artikel Akses Terbuka yang didistribusikan di bawah ketentuan
Creative Commons Attribution (CC BY), yang mengizinkan penggunaan, distribusi, dan reproduksi tanpa batas dalam media
apa pun, selama penulis dan sumber aslinya disebutkan. Tidak diperlukan izin dari penulis atau penerbit.
JOURNAL OF NONCOMMUNICABLE DISEASES
Volume 1 (1), 24-32
http://dx.doi.org/ 10.52365/jond.v1i1.223 http://jurnal.poltekkesgorontalo.ac.id/
Gambaran Umum Penyakit Hipertensi di Puskesmas Bone
Pantai Tahun 2020
Indra Haryanto Ali
1
*, Tumartony Thaib Hiola
1
Imelda Tumulo
1
1
Prodi Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo
*Corresponding Author :
Indra Haryanto Ali
Prodi Sanitasi Lingkungan Poltekkes Kemenkes Gorontalo
indra_haryanto@poltekkesgorontalo.ac.id
Abstrak: Hipertensi disebut juga The Silent Killer karena sering ditemukan tanpa gejala, yang jika
tidak ditangani dan diobati akan menimbulkan komplikasi seperti stroke, penyakit jantung dan
pembuluh darah, gangguan ginjal dan lain-lain. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui
gambaran penyakit hipertensi di Puskesmas Bonepantai periode Januari 2017 – Oktober 2020.
Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif, yaitu untuk mendeskripsikan atau mendeskripsikan
hipertensi. Penelitian dilaksanakan pada bulan Oktober – Desember 2020 di Puskesmas Bonepantai.
Pengumpulan data dilakukan dengan metode survei dan wawancara. Survei menggunakan data
sekunder yaitu mengumpulkan data register pasien sehingga dapat dianalisis secara deskriptif
menurut orang, tempat dan waktu. Sedangkan wawancara dilakukan dengan menggunakan
pedoman wawancara yang diformulasikan khusus kepada pemegang program wawancara.
Hipertensi di Wilayah Puskesmas Bonepantai periode 2017-2020 memiliki prevalensi tertinggi pada
lansia yaitu kelompok usia 61-70 tahun sebesar 34,41%. Dan penderita terbanyak adalah perempuan
(66,10%) dibandingkan laki-laki (33,90%). Hipertensi di Puskesmas Bonepantai periode 2017-2020
paling banyak penderita di Desa Bilungala (17,39%) dan paling sedikit penderita di Desa Kemiri
(0,89%). Hipertensi di Wilayah Puskesmas Bonepantai periode 2017 – 2018 tertinggi pada tahun 2017
dengan 512 kasus, dan terendah pada tahun 2020 sebanyak 423 kasus. Faktor lingkungan yang
mempengaruhi tingginya angka penderita hipertensi di Puskesmas Bonepantai adalah faktor
lingkungan yang berbatasan langsung dengan laut, dan kurangnya kesadaran diri. Diharapkan pihak
puskesmas dapat menerapkan program sistem informasi puskesmas dengan baik dan menjadi acuan
dalam perencanaan dan pengambilan kebijakan Puskesmas.
Keywords: Hipertens, Pusat kesehatan masyarakat, Tekanan darah.
1. Pendahuluan
Penyakit adalah suatu kondisi patologis berupa kelainan fungsi dan/atau
morfologi suatu organ dan/atau jaringan tubuh. Hipertensi adalah nama lain dari
tekanan darah tinggi. Kondisi ini dapat menyebabkan komplikasi kesehatan yang
Original Article
Received : January 04, 2021 Accepted : April 03, 2021 ePublished : April, 17, 2021