Informatics and Business Institute Darmajaya 139 Jurnal Informatika Vol. 22 No. 02 Desember 2022 Trisna HP dan Sita Muharni PENENTUAN BENIH LELE JAWA MENGGUNAKAN METODE CASE BASED REASONING (CBR) Trisna Hadi Prawira 1 , Sita Muharni 2* 1,2 STMIK Dharma Wacana trisnaprwira@gmail.com 1 , sitamuharni@dharmawacana.ac.id 2 ABSTRACT Javanese catfish or local catfish which in Latin is Clarias batrachus, is a catfish that originally comes from Indonesian waters. Clarias batrachus is also called the walking catfish because the Javanese catfish has a habit of walking on land to find areas with more water. Javanese catfish cultivation depends on the quality of the seeds. This is because quality seed is one of the things that determines the success or failure of a cultivation activity, so cultivators need seed selection. The selection method that is often used is the Case Base Reasoning method. This method uses experience from previous similar cases to understand and solve new problems. Case Based Reasoning determines the previous case and then compares it to the new case looking at the seed criteria such as size, appetite, condition, movement, skin condition, mustache and later gets a solution to suit the new case then it can be concluded that the seed is of good quality or not. KeywordsCatfish, Seeds, Case Based Reasoning (CBR) ABSTRAK Clarias Batrachus merupakan nama ilmiah dari Lele Jawa, atau lele asli, asli perairan Indonesia. Ikan lele ini mempunyai kebiasaan berjalan di daratan yang bertujuan untuk mencari daerah dengan lebih banyak air, sehingga ikan lele ini sering disebut dengan Walking Catfish. Pembudidayaan lele jawa bergantung pada kualitas benih. Hal ini karena benih yang berkualitas, adalah salah satu hal yang menciptakan atau yang menghancurkan kesuksesan sebuah kegiatan budidaya jadi pembudidaya membutuhkan pemilihan benih. Metode pemilihan yang sering digunakan adalah metode Case Base Reasoning. Metode ini memakai pengalaman sebelumnya pada masalah serupa untuk memecahkan kasus baru. Penalaran berbasis masalah mengidentifikasi masalah dimasa kemudian membandingkannya menggunakan masalah baru melihat dari kriteria benih seperti ukuran, nafsu makan, kondisi, gerak, kondisi kulit, kumis dan nantinya mendapatkan solusi agar sesuai dengan kasus yang baru lalu dapat disimpulkan bahwa benih tersebut berkualitas atau tidak Kata KunciLele, Benih, Case Based Reasoning (CBR)