Apriliani et al., /Jurnal Airaha, Vol 6 No. 2 : 048 053 ISSN: 2301-7163 48 Pendahuluan Perairan Pangandaran mempunyai potensi sumberdaya hayati laut yang cukup besar. Wilayah ini merupakan kawasan andalan untuk sektor perikanan tangkap dan sektor pariwisata bahari. Kedua sektor tersebut tercatat memberikan kontribusi besar bagi perekonomian daerah dan masyarakat sekitar wilayah Pangandaran. Potensi sumberdaya laut yang terdapat di perairan Pangandaran seharusnya dapat dimanfaatkan secara optimal. Sumberdaya perikanan yang tetap tersedia, akan terus mendukung usaha perikanan tangkap di perairan Pangandaran dalam peningkatan produksi perikanan. Kondisi perairan yang berhubungan langsung dengan Samudera Hindia mempengaruhi karakteristik kapal perikanan dalam pengoperasian alat tangkap di perairan tersebut. Kapal yang sesuai dengan jenis alat tangkap yang digunakan dan kondisi perairan dapat menunjang keamanan dan keberhasilan operasi penangkapan ikan. Kesesuaian dimensi utama kapal merupakan salah satu hal mendasar dalam mempertahankan kelaikan kapal di laut. Pukat pantai merupakan salah satu alat tangkap yang dioperasikan di perairan Pangandaran. Alat tangkap ini merupakan suatu kearifan lokal yang masih dipertahankan di Pangandaran. Operasi penangkapan pukat pantai dibantu oleh kapal yang berfungsi melingkarkan jaring pada target kemudian ditarik ke pantai. Kapal yang digunakan pada alat tangkap ini harus memiliki standar dimensi kapal yang sesuai agar mendukung keberhasilan operasi penangkapan. Kesesuaian dimensi utama pada kapal dapat diketahui dari dari perbandingan antara panjang dan lebar (L/B), panjang dan dalam (L/D) serta lebar KARAKTERISTIK DIMENSI UTAMA KAPAL PERIKANAN PUKAT PANTAI (BEACH SEINE) DI PANGANDARAN Izza Mahdiana Apriliani, Lantun Paradhita Dewanti dan Irfan Zidni Program Studi Perikanan, FPIK Unpad Korespondensi: izza.mahdiana@unpad.ac.id Diterima : 29 September 2017. Disetujui : Desember 2017 ABSTRACT Beach seines is one of local wisdom that is maintained in Pangandaran area. Boats used in fishing operations with beach seine were used in tourism activities. Thus the boat is very important in supporting fishing operations. This study aims to determine the characteristics of boat used in these activities. The data was collected during April 2017 at Pangandaran. The data obtained through the measurement directly and analyzed descriptively comparative describing the design of beach seines boat. The measurement results show that the main dimension of the beach seines boat is to have LOA (L) ranging from 8,2 to 12,1 meters, B max (B) of 1,05-1,57 meters and Depth (D) of 0,78-1,05 meters. The main dimension ratio has a range of 7,32-8,67 for L/B, the L/D value ranges from 10,22 to 12,21 and the B/D value ranges from 1,34 to 1,5. This value has met the standard criteria of the fishing vessel’s main dimension ratio in Indonesia. Keywords : beach seine, main dimension, ratio, vessel.