JPPM Kepri, Vol. 2, No. 1, (2022) Penguatan Literasi Anak ….. 13 Volume 2, Nomor 1, Februari 2022 DOI: https://doi.org/10.35961/jppmkepri.v2i1.421 Penguatan Literasi Anak Di Desa Kuala Sempang Kabupaten Bintan Anisa Nilam Cahya 1* , Rosaliya 2 , Oktaviana 3 , Nurhidayah 4 , Arief Hidayat 5 , Ernawati 6 , Fazlur Rahman 7 , Muhammad Dian 8 , Muhammad Fikri Ajie 9 , Nurhasanah 10 , Reni 11 , Soni Hartono 12, Syahrul Rahmat 13 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13 STAIN Sultan Abdurrahman Kepulauan Riau, Bintan, Kepulauan Riau, 29123, Indonesia * annisamelati1212@gmail.com Abstrak Penguatan literasi pada anak perlu ditanamkan sedini mungkin dan harus mendapatkan perhatian khusus dari semua pihak, lingkungan keluarga, sekolah, dan lingkungan masyarakat. Arus globalisasi yang melaju pesat memaksa negeri ini menerima suatu perubahan besar yang berpengaruh pada kehidupan masyarakat, dikarenakan adanya perkembangan teknologi, telekomunikasi, transportasi, ilmu pengetahuan dan aspek lainnya. Pengabdian ini dilakukan menggunakan pendekatan Asset Based Comunity Development (ABCD). Metode ABCD merupakan metode yang bertujuan untuk memanfaatkan kekuatan yang ada dalam masyarakat sebagai sarana pengembangan berkelanjutan yang memuat proses untuk melihat potensi apa saja yang dimiliki masyarakat. Tujuan dari pengabdian ini adalah menanamkan budaya literasi pada anak-anak di Desa Kuala Sempang Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau. Penulis berupaya memberikan bantuan dengan optimalisasi perkembangan anak-anak, sehingga mengurangi hambatan dalam persoalan pembelajaran yang dianggap mereka sulit dipahami. Sejumlah program penguatan literasi yang dilakukan adalah optimalisasi pemanfaatan taman bacaan Al-Ilmi, penguatan literasi agama bagi pelajar TPQ, penguatan literasi budaya serta memberi bimbingan belajar bagi siswa sekolah dasar. Kata kunci: Literasi; pengabdian masyarakat; anak; Bintan. Abstract Strengthening literacy in children needs to be instilled as early as possible and must get special attention from all parties, the family environment, school, and community environment. The rapid current of globalization has forced this country to accept a major change that affects people's lives, due to the development of technology, telecommunications, transportation, science and other aspects. This service is carried out using an asset based community development (ABCD) approach. The ABCD method is a method that aims to take advantage of the strengths that exist in the community as a means for sustainable development in which there is a development process to see what potential the community has. The purpose of this service is to instill a culture of literacy in children in Kuala