Jurnal Ilmu-ilmu Informatika dan Manajemen STMIK Vol. 10 No.2 Nopember (2016) ISSN : 1978-3310 INFOMAN’S | 49 Sistem Informasi Bantuan Sosial Bagian Kesra Setda Kabupaten Sumedang Egi Julian Program Studi Manajemen Informatika STMIK Sumedang, Jl. Angkrek Situ No. 19, Sumedang, 45323 Indonesia email : ejulian@stmik-sumedang.ac.id ABSTRACT Sistem Informasi Bantuan Sosial Pada Bagian Kesra Setda Kabupaten Sumedang merupakan sarana melatih dan mengaplikasikan ilmu yang telah diperoleh dibangku kuliah kedalam dunia kerja, melatih kemampuan, disiplin, tanggung jawab dalam melaksanakan tugas dan memberikan pengalaman kerja bagi mahasiswa agar siap dalam menghadapi dunia kerja yang sesungguhnya.Pembuatan Sistem tersebut menggunakan metodologi Prototyping. Metode ini sangat baik digunakan untuk menyelesaikan masalah kesalahpahaman antara user dan analis yang timbul akibat user tidak mampu mendefinisikan secara jelas kebutuhannya. Aplikasi ini merupakan salah satu upaya dalam meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat yang ditandai dengan kondisi kehidupan masyarakat sumedang yang memenuhi standar kelayakan dalam pemenuhan kebutuhan di bidang keagamaan, pendidikan dan sosial. Selanjutnya, penulis berharap sistem ini dapat melakukan pengelolaan yang lebih terkomputerisas dari berbagai segi, sehingga dapat menghasilkan Proses pelayanan yang lebih baik pada kegiatan bantuan sosial Bidang Keagamaan, Pendidikan dan Sosial di Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumedang. Kata Kunci : Sistem Informasi, Sosial, Setda, Sumedang 1. Introduction Didalam perkembangan teknologi informasi dimana orang menyebutnya IT (Information Technology), manusia sering menyukai tantangan berupa kecepatan, ketepatan dan kemudahan dalam mengakses suatu sistem informasi yang dapat dipenuhi. Hal tersebut tidak terlepas dari peran sumber daya manusia untuk mengembangkan dan memanfaatkan perkembangan teknologi yang berkembang sangat pesat. Karena perkembangan teknologi yang demikian pesat ini tidak akan memberikan pengaruh yang positif jika tidak disertai dengan kemauan dan keinginan manusia. Selain itu, keterbukaan informasi publik merupakan sarana dalam mengoptimalkan pengawasan publik terhadap penyelenggara Negara dan badan publik lainnya dan segala segala sesuatu yang berakibat pada kepentingan publik. Pengelolaan informasi publik merupakan salah satu upaya untuk mengembangkan masyarakat informasi. Dengan perkembangan teknologi yang ada saat ini dapat melakukan pengolahan data dengan mudah, tersusun, tersimpan sehingga dapat menghasilkan suatu informasi yang dibutuhkan dengan akurat, serta biaya yang dikeluarkan menjadi lebih efisien. Berkaitan dengan Undang-Undang Nomor 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik, informasi merupakan kebutuhan pokok setiap orang bagi pengembangan pribadi dan lingkungan sosialnya serta merupakan bagian penting bagi ketahanan nasional. Hak memperoleh informasi merupakan hak asasi manusia dan keterbukaan informasi publik merupakan salah satu ciri penting negara demokratis yang menjunjung tinggi kedaulatan rakyat untuk mewujudkan penyelenggaraan Negara yang baik. Sistem yang berjalan pada kegiatan bantuan sosial Bidang Keagamaan, Pendidikan dan Sosial pada Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Sumedang sebenarnya sudah berjalan