Jurnal Hutan Tropis Volume 11 No. 1 Maret 2023 ISSN 2337-7771 (Cetak) ISSN 2337-7992 (Daring) 19 TINGKAT KEBERHASILAN REHABILITASI DI SUB-SUB DAS RIAM KANAN KABUPATEN BANJAR Success Level of Rehabilitation in Riam Kanan Sub-Sub Das Banjar Distric Roffi Meidisawarman, Yusanto Nugroho, dan Kissinger Magister Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat ABSTRACT. Watershed rehabilitation is an effort to restore, maintain and improve the function of watersheds. Planting in the framework of watershed rehabilitation by IPPKH holders, planting inside and outside forest areas which is one of the obligations of holders of Borrow-to-Use Forest Area Permits, IPPKH Holders who have carrying out planting is one of the conditions in the extension and return of IPPKH. The purpose of this study was to analyze the success rate of rehabilitation in the Riam Kanan sub-watershed. From the results of the planting assessment, the results show that the assessment of the success of the rehabilitation of the watershed is quite successful with details. In community self-management vendors the results of plots 2, 3 and 4 obtained success criteria because they exceeded 75% yield in plants while plots 1 and 5 were not included in the success criteria, in BUMN Vendor Block III the results of plots 2 and 3 obtained success criteria because they exceeded 75 % yield of planting while plots 1, 4 and 5 were not included in the success criteria. At BUMN Vendor Block IV the results of plots 1, 2, 3, 4 and 5 obtained success criteria because they exceeded 75% of the planting yield. For Private Vendors, the results of plots 1, 2, 3, 4 and 5 obtained success criteria because they exceeded 75% of the yield Keywords: Plant height; Growth percentage; Vendors; IPPKH ABSTRAK. Rehabilitasi DAS adalah upaya untuk memulihkan, mempertahankan dan meningkatkan fungsi Daerah Aliran Sungai.Penanaman dalam Rangka Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai oleh pemegang IPPKH, penanaman di dalam dan di luar kawasan hutan yang merupakan salah satu kewajiban pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan, Pemegang IPPKH yang telah melaksanakan penanaman merupakan salah satu syarat dalam perpanjangan dan pengembalian IPPKH. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis tingkat keberhasilan rehabilitasi di sub-sub DAS Riam Kanan. Dari hasil penilaian penanaman Hasil menunjukan bahwa penilaian keberhasilan rehabilitasi DAS cukup berhasil dengan rincian. Pada Vendor swakelola masyarakat hasil petak 2, 3 dan 4 memperoleh kriteria keberhasilan karena melebihi dari 75 % hasil di tanaman sedangkan petak 1 dan 5 tidak masuk dalam kriteria keberhasilan, Pada Vendor BUMN Blok III hasil petak 2 dan 3 memperoleh kriteria keberhasilan karena melebihi dari 75 % hasil penamanan sedangkan petak 1, 4 dan 5 tidak masuk dalam kreteria keberhasilan. Pada Vendor BUMN Blok IV hasil petak 1, 2, 3, 4 dan 5 memperoleh kriteria keberhasilan karena melebihi dari 75 % hasil penamanan. Pada Vendor Swasta hasil petak 1, 2, 3, 4 dan 5 memperoleh kriteria keberhasilan karena melebihi dari 75 % hasil penamanan. Kata kunci: Tinggi tanaman; Persentase tumbuh; Vendor; IPPKH Penulis untuk korespondensi, surel: roffi.meidisawarman@gmail.com PENDAHULUAN DAS (Daerah Aliran Sungai) adalah daerah yang di batasi oleh punggung- punggung gunung dimana air hujan yang jatuh pada daerah tersebut akan di tampung oleh punggung gunung tersebut dan akan dialirkan melalui sungai- sungai kecil menuju sungai utama (Asdak, 2020). Karakteristik DAS dapat diartikan sebagai gambaran spesifik sebuah DAS yang di cirikan oleh parameter-parameter yang berkaitan dengan keadaan morfometri, topografi, hidrologi, geologi, tanah, vegetasi, tata guna lahan dan manusia, menurut (Seyhan,1990) Dalam Peraturan Pemerintah Nomor 37 Tahun 2012 tentang Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (DAS), dinyatakan bahwa daerah aliran sungai adalah suatu wilayah daratan yang merupakan satu kesatuan dengan sungai dan anak-anak sungainya, yang berfungsi menampung, menyimpan, dan mengalirkan air yang berasal dari curah hujan ke danau atau ke laut secara alami, yang batas di darat merupakan pemisah topografis dan batas di laut sampai daerah