Hubungan Karakteristik Ibu dengan Status Gizi Buruk Balita di Wilayah Kerja Puskesmas Tawanga Kabupaten Konawe Alpin Program dan Perencanaan Dinas Kesehatan Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Indonesia ABSTRAK Status gizi buruk ditentukan berdasarkan indikator antropometri berat badan menurut tinggi atau panjang badan (BB/TB) dengan z-skor BB/TB <-3 SD. Status gizi buruk pada balita dapat menimbulkan pengaruh yang dapat menghambat pertumbuhan fisik, mental maupun kemampuan berpikir. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis status gizi dan factor yang memengaruhinya di Wilayah kerja Puskesmas Tawanga Kabupaten Konawe. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif observasional menggunakan desain cross sectional yang melibatkan 97 responden yang dipilih secara simple random sampling. Variabel terikat dalam penelitian ini adalah pemberian ASI Eksklusif yang diukur dengan menggunakan kuesioner. Sedangkan variable independennya adalah karakteristik ibu seperti usia, pendidikan dan pekerjaan. Kuesioner yang digunakan disiapkan oleh peneliti sendiri dengan memperhatikan sumber referensi yang relevan dan telah diuji dan dinyatakan valid dan reliabel. Analisis data dalam penelitian ini menggunakan uji Chi Square. Semua tes dengan p-value (p) <0.05 dianggap signifikan. Analisis statistik dilakukan dengan menggunakan aplikasi SPSS versi 16.0. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proporsi balita penderita gizi buruk sebanyak 7.2%, status gizi buruk dipengaruhi oleh faktor seperti pekerjaan p=0.001 sedangkan untuk variable usia dengan p=0.591, dan status pendidikan dengan p=0.596. Pentingnya ibu bekerja untuk menambah referensi tentang nutrisi baik bagi Balita. Kata Kunci: Balita, Gizi Buruk, Pendidikan, Pekerjaan, Usia ABSTRACT Malnutrition status was determined based on anthropometric indicators of weight according to height or body length (BW/TB) with a z-score of BB/TB <-3 SD. Malnutrition status in toddlers can cause effects that can inhibit physical, mental and thinking abilities. The purpose of this study was to analyze nutritional status and the factors that influence it in the working area of the Tawanga Health Center, Konawe Regency. This research is an observational quantitative study using a cross sectional design involving 97 respondents who were selected by simple random sampling. The variable in this study was exclusive breastfeeding which was measured using a questionnaire. While the independent variables are maternal characteristics such as age, education and occupation. The questionnaire used by the researcher himself by taking into account the relevant reference sources and has been tested and declared valid and reliable. Data analysis in this study used the Chi Square test. All tests with p-value (p) < 0.05 were considered significant. Statistical analysis was performed using the SPSS version 16.0 application. The results showed that the proportion of children under five with severe malnutrition was 7.2%, poor nutritional status was influenced by factors such as work, p=0.001, while for the age variable, p=0.591, and education status with p=0.596. The importance of working mothers to add references to good nutrition for toddlers. Keywords: Toddler, Malnutrition, Education, Occupation, Age Korespondensi: Nama : Alpin Alamat : Lalingato, Kec. Tirawuta, Kabupaten Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara, Indonesia, 93572 No. Hp : 085241847847 e-mail : alpinraymuddin80@gmail.com