Jurnal Mahasiswa Kreatif Vol. 1, No.1 Januari 2023 e-ISSN: 2986-3066; p-ISSN: 2986-304X, Hal 22-28 Received November 07, 2022; Revised Desember 2, 2022; Januari 30, 2023 *Corresponding author, e-mail raissashf12@gmail.com Meningkatkan Kreativitas dan Pertunjukan Lagu Cangkurileung dalam Pengembangan Kesenian tari di Saung Angklung Udjo Raissa Shafa Argyanti Program Studi Pariwisata, STIEPAR Yapari Bandung E-mail: raissashf12@gmail.com Syakilla Putri Syahrani Program Studi Pariwisata, STIEPAR Yapari Bandung E-mail: syakillaputri370@gmail.com Abstract In dance learning, of course, creativity in dance can be developed in various stimuli and learning strategies that will be applied. One of them is through the song cangkurileung, from the song the dancer is expected to be able to develop the ability of movement creativity through song. This study aims to describe the application of cangkurileung songs used in the development of dance. Saung Angklung Udjo is one of the destinations that regularly organizes Sundanese art performances. This paper aims to explain the performing arts of Saung Angklung Udjo from the aspect of cultural tourism value, using qualitative methods. The results showed that Saung Angklung Udjo's performing arts are typical West Javanese arts with Sundanese cultural backgrounds, such as wayang golek, haleran, mask dance, calung, angklung, with traditional musical instruments, such as calung and angklung. The performing arts illustrate traditional arts that have a tourist attraction with the cultural values that exist in them, namely the value of human life, the value of human relations with the surrounding nature, the human value of the aspect of time, the human value of the meaning of work and deeds, and the value of human relations with other humans. So it can be concluded that the application of the stimulus song cangkurileung on dance development to increase creativity is suitable in dance learning, and the stimulus is believed to increase the creativity of the dancers at Saung Angklung Udjo. Saung Aklung Udjo performs regularly and passes on Sundanese culture to children by educating them to master the art of Sundanese tradition and angklung for free. The children will perform in performances, be given honorariums so that they are given assistance with school fees. Saung Angklung Udjo was established as an effort to unite the love of children, traditional arts, flora and fauna, nature, and the environment into a harmony, which is comfortable to see, hear, and feel. Keywords: Creatifity, Cangkurileung song, Development, Saung Angklung Udjo, Art and Culture Abstrak Dalam pembelajaran tari tentunya kreativitas dalam tari dapat dikembangkan dalam berbagai stimulus dan strategi pembelajaran yang akan diterapkan. Salah satunya melalui lagu cangkurileung, dari lagu tersebut penari diharapkan untuk dapat mengembangkan kemampuan kreativitas gerak melalui lagu. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penerapan lagu cangkurileung yang digunakan pada pengembangan kesenian tari. Saung Angklung Udjo adalah salah satu destinasi yang rutin melaksanakan pertunjukan Kesenian Sunda. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan seni pertunjukan Saung Angklung Udjo dilihat dari aspek nilai budaya pariwisata, dengan menggunakan metode kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seni pertunjukan Saung Angklung Udjo adalah seni pertunjukan kesenian khas Jawa Barat yang berlatar belakang budaya Sunda, seperti wayang golek, haleran, tari topeng, calung, angklung, dengan alat musik tradisional, seperti calung dan angklung. Seni pertunjukan tersebut, menggambarkan seni tradisional yang memiliki daya tarik wisata dengan nilai-nilai budaya yang ada di dalamnya, yaitu nilai kehidupan manusia, nilai hubungan manusia dengan alam sekitar, nilai manusia dari aspek waktu, nilai manusia dari makna kerja dan amal perbuatan, serta nilai hubungan manusia dengan