JURNAL MEDIA INFORMATIKA BUDIDARMA Volume 5, Nomor 2, April 2021, Page 468-474 ISSN 2614-5278 (media cetak), ISSN 2548-8368 (media online) Available Online at https://ejurnal.stmik-budidarma.ac.id/index.php/mib DOI 10.30865/mib.v5i2.2636 Alon Jala Tirta Segara, Copyright ©2021, MIB, Page 468 Submitted: 07/12/2020; Accepted: 26/02/2021; Published: 25/04/2021 Optimasisasi Mobile Ad-Hoc Network dengan Algoritma Particle Swarm Optimization Alon Jala Tirta Segara * , Aditiya Wijayanto Fakultas Informatika, Rekayasa Perangkat Lunak, Institut Teknologi Telkom Purwokerto, Jawa Tengah, Indonesia Email: 1,* alon@ittelkom-pwt.ac.id, 2 aditya.wijayanto@ittelkom-pwt.ac.id, Email Penulis Korespondensi: alon@ittelkom-pwt.ac.id AbstrakPada era digital ini perkembangan teknologi terjadi sebuah evolusi pada teknologi media, sebut saja new media atau orang juga sering menyebutnya media online atau orang lebih akrab lagi menyebutnya dengan istilah internet, media ini tentunya sudah tidak asing lagi di telinga. Pengiriman data untuk melakukan komunikasi dapat terhambat hal ini terjadi karena ada nya nganguan satelit yang di sebabkan oleh cuaca atau pun karena ada nya kerusakan pada satelit dan menimbulkan delay pada pengiriman data yang dapat mengakibatkan terlambatnya masuk nya informasi. Maka dari penelitian ini ingin mengimplementasikan mobile ad-hoc network (manet) dan melakukan evaluasi dari hasil metode manet tersebut dengan mengetahui hasil end to end delay dan packet delivery ratio Normalized routing load untuk mengetahui yang ada. Metode penelitian menggunakan metode simulasi dan evaluasi model routing menggunakan sebagai. Evaluasi yang diprioritaskan pada pengunaan parameter hitung yang ada untuk menguji protokol AOMDV lalu kami mengunakan algoritma PSO untuk dapat melakukan optimasasi nilai parameter hitung yang ada. Dalam penilitian ini telah dilakukan dengan mengunakan 2 skenario dengan masing-masing skenario mempunyai jumlah node yaitu 30 dan 50 lalu dengan luas area 1000m x 1000m dan juga kecepatan pengiriman data 200/kbps dan kecepatan 200 pada setiap skenario. Setelah melakukan simulasi dan melihat nilai- nilai perbandingan yang ada maka kami peroleh suatu kesimpulan mengenai Dari hasil uji coba parameter di atas didapatkan nilai rata-rata PDR pada node 50 95,1 dan node 30 81,5% , nilai NRL pada node 50 51,4% dan node 30 12,7 %. Sedangkan pada nilai optimasisasi dengan PSO setiap parameter terjadi pada kenaikan yang signifikan pada nilai parameter PDR dan NRL sedangkan untuk nilai Avaerage delay terjadi penurunan pada setiap nilai simulasi. Kata Kunci: AOMDV, Mobile Ad-Hoc Network; PSO AbstractIn this digital era the development of technology occurs an evolution in media technology, let's call it new media or people also often call it online media or people are more familiarly called it the internet, this media is certainly familiar to the ears. The delivery of data for communication can be hampered because of the lack of satellites caused by the weather or because of damage to the satellites and delays in the delivery of data that may result in late entry of information. Therefore we want to implement mobile ad-hoc network (manet) and evaluate the results of the manet method by knowing the results of end to end delay and packet delivery ratio Normalized routing load to know the existing. The research method uses simulation method and evaluation of routing model using Network Simulator. Evaluation is prioritized on the use of existing calculated parameters to test the AOMDV protocol and then we use the PSO algorithm to be able to optimize the value of existing calculated parameters. In this study has been done by using 2 scenarios with each scenario has a number of nodes namely 30 and 50 ago with an area of 1000m x 1000m and also data delivery speed of 200/kbps and speed of 200 in each scenario. After doing the simulation and looking at the existing comparison values, we came to a conclusion about the results of the parameter trial above obtained the average value of PDR on nodes 50 95.1 and nodes 30 81.5%, NRL values on nodes 50 51.4% and nodes 30 12.7%. While in optimization value with PSO each parameter occurs in a significant increase in PDR and NRL parameter value while for Avaerage delay value there is a decrease in each simulation value. Keywords: AOMDV, Mobile Ad-Hoc Network; PSO 1. PENDAHULUAN MANET adalah sebuah jaringan tanpa kabel dari mobile node yang tidak memiliki router tetap. node dalam jaringan ini berfungsi juga sebagai router yang bertanggung jawab untuk mencari dan menangani route ke setiap node di dalam jaringan. router bergerak bebas secara random, dengan demikian topologi jaringan tanpa kabel mungkin dapat berubah dengan cepat dan tidak dapat diprediksi. Untuk mengatasi pergerakan ini diperlukan suatu protokol ruting yang digunakan untuk membangun rute antar node agar setiap node dalam jaringan dapat melakukan komunikasi di dalam jaringan[1]. MANET, node berfungsi juga sebagai router yang bertanggung jawab untuk mencari dan menangani rute ke setiap node di dalam jaringan. Pergerakan setiap node berpengaruh pada rute transmisi dan topologi jaringan yang dapat menyebabkan kegagalan jalur rute[2]. Hal ini mempengaruhi komunikasi antar node dan juga kualitas pengiriman data. Di era digital ini perkembangan teknologi terjadi sebuah evolusi pada teknologi media, sebut saja new media atau orang juga sering menyebutnya media online atau orang lebih akrab lagi menyebutnya dengan istilah internet, media ini tentunya sudah tidak asing lagi di telinga. Media ini juga disebut-sebut sebagai media yang sampai saat ini belum ada yang menandingi pertumbuhan jumlah penggunanya. Di negara maju, new media mengalahkan berbagai media yang sebelumnya telah dijadikan sumber referensi dalam mendapatkan sebuah informasi.Istilah new media muncul pada akhir abad 20, istilah ini digunakan untuk menyebut media jenis baru yang menggabungkan antara media konvensional dengan media internet. Dalam kurun waktu beberapa tahun belakangan ini new media diramaikan oleh fenomena munculnya situs jejaring sosial, situs ini menyediakan tempat didunia maya untuk membangun suatu ko munitas jejaring pertemanan yang dapat diakses oleh semua orang di seluruh dunia. Perkembangan teknologi informasi yang terjadi memunculkan istilah E-Commerce yaitu proses