Jurnal Planoearth PWK FT UMMat | e-ISSN 2615-4226 Vol. 4 No. 2 Agustus 2019, hal. 95-101 Pemetaan Pulau Vulkanik Kecil di Indonesia: Studi Pendahuluan Untuk Manajemen Bencana Erupsinya Agung Hidayat 1 , *Muh Aris Marfai 2 , Danang Sri Hadmoko 2 1 Departemen Ilmu Geografi, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Sekip Utara, Bulaksumur, 55281 – Yogyakarta 2 Departement Geografi Lingkungan, Fakultas Geografi, Universitas Gadjah Mada, Sekip Utara, Bulaksumur, 55281 – Yogyakarta *korespondensi: arismarfai@ugm.ac.id INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 01-10-2019 Disetujui: 23-10-2019 Abstrak: Indonesia merupakan salah satu negara yang dilalui oleh Cincin Api Pasifik. Lebih dari 400 gunungapi berada pada jalur tersebut dan 130 diantaranya masih aktif hingga sekarang. Erupsi gunungapi menghasikan material dari ukuran kecil (abu, pasir, kerikil) hingga ukuran besar (bongkah). Material – material yang keluar dari vent, sebagian akan diendapkan di dekat vent dan perlahan akan membentuk kerucut gunungapi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan pulau vulkanik kecil di Indonesia yang memiliki gunungapi aktif sejak era Holosen. Selain itu juga untuk menganalisis jumlah penduduk yang berada di pulau vulkanik dan sekitarnya untuk melihat jumlah orang yang potensial terdampak erupsi. Identifikasi pulau vulkanik dilakukan dengan interpretasi visual citra satelit yang diverifikasi dengan database gunungapi pada pulau vulkanik yang dipetakan. Hasil identifikasi menunjukkan ada 22 pulau vulkanik dengan catatan erupsi sejak era Holosen. Sebanyak 16 pulau teridentifikasi masih terdapat gunungapi aktif dan sebanyak 6 pulau teridentifikasi terdapat gunungapi dalam masa istirahat. Potensi penduduk terpapar bahaya erupsi pada radius 5 kilometer dari pusat eruspi sebanyak 180.434 orang, radius 10 kilometer dari pusat erupsi sebanyak 373.286 orang, dan radius 30 kilometer dari pusat erupsi sebanyak 1.471.995 orang. Ada kebutuhan yang nyata untuk melakukan kajian tentang bahaya erupsi di pulau vulkanik di Indonesia, dimana penduduk dan kegiatan ekonominya terus mengalami perkembangan, sehingga berpotensi tinggi terpapar bahaya erupsi. Untuk menyusun strategi pengurangan risiko bencana di pulau vulkanik diperlukan pemahaman tentang wilayah bahaya dan kejadian – kejadian erupsi serta dampaknya pada pulau vulkanik Indonesia dimasa lalu. Abstract: Indonesia is one of the countries traversed by the Pacific Ring of Fire. More than 400 volcanoes are on this path, and 130 of them are still active today. Volcanic eruptions produce material from small sizes (ash, sand, gravel) to large sizes (bomb). Material coming out of the vent will be partially deposited near the vent and will slowly form a volcanic cone. This study aims to map the small volcanic islands in Indonesia which have active volcanoes since the Holocene era. Besides, it also analyzes the number of people who are on volcanic islands and surrounding areas to see the number of people potentially affected by the eruption. The identification of small volcanic islands uses a visual interpretation of satellite imagery that is verified by volcanic databases on mapped volcanic islands. Identification results show there are 22 volcanic islands with a record of eruption since the Holocene era. Sixteen islands identified with active volcanoes and six islands identified without active volcanoes (dormant). The potential population exposed to the eruption hazard at a radius of 5 kilometers from the crater was 180,434 people, 10 kilometers radius from the crater as many as 373,286 people, and 30 kilometers radius from the crater as many as 1,471,995 people. There is a real need to conduct a study of the eruption hazard on Indonesia's volcanic islands, where the population and economic activities continue to develop, so that the high potential exposure to eruption hazards. Developing disaster risk management on volcanic islands requires an understanding of hazard zones and eruption events and their impact on Indonesia's volcanic islands in the past. Kata Kunci: Pulau vulkanik Pulau kecil Erupsi gunungapi Manajemen bencana Indonesia —————————— ◆ —————————— A. LATAR BELAKANG Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia dan memiliki 17.504 pulau [1]. Terbentuknya ribuan pulau tersebut tidak dapat dipisahkan dari proses geologis dan vulkanis yang terjadi di Indonesia. Proses geologis dan vulkanis terus terjadi di sepanjang zona tumbukan tiga lempeng tektonik yaitu lempeng Eurasia, lempeng Indo-Australia, dan lempeng Pasifik. Di zona tumbukan antar lempeng tersebut muncul jajaran gunungapi yang jumlahnya mencapai 400 buah, dimana 130 diantaranya tergolong aktif [2].