Lattice Journal : Journal of Mathematics Education and Applied e-ISSN: 2798-4621 p-ISSN: 2798-6470 Vol. 2, No. 1 (2022), pp. 53-63 DOI: http://dx.doi.org/10.30983/lattice.v2i1.5586 - 53 - Pendekatan Pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dan Kemampuan Komunikasi Matematis Nita Putri Utami 1* , Silmi Aulia 2 , Yulia 3 1,2,3, UIN Imam Bonjol Padang, Padang, Indonesia *Corresponding Author Informasi Artikel ABSTRACT Diterima Redaksi: 26 Mei 2022 Revisi Akhir: 29 Juni 2022 Diterbitkan Online: 30 Juni 2022 Realistic Mathematics Education (RME) learning approach is widely used to improve various abilities in the learning process. One of them is mathematical communication skills. The purpose of this study was to determine the contribution of the Realistic Mathematics Education (RME) learning approach in improving mathematical communication skills. This type of research is library research. There are 32 sources in the form of books, journals and proceedings which are edited, organized and research findings. The results obtained are that in the first step, RME understands contextual problems and is able to hone indicators of mathematical communication skills, namely expressing mathematical ideas through oral and written. In the second step, solving contextual problems is able to hone the second indicator of com- munication skills, namely the ability to understand, interpret, and evaluate mathematical ideas. In the third step, comparing and discussing answers is able to hone the third indicator of mathematical commu- nication skills, namely the ability to use terms, mathematical notation and structures to present ideas, describe relationships and model situations. In the fourth step, draw conclusions to be able to hone indi- cators of mathematical communication skills, namely expressing mathematical ideas through oral, written and visually describing them. So it can be concluded that RME can improve mathematical com- munication skills. Pendekatan pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) banyak digunakan untuk meningkatkan berbagai kemampuan dalam proses pembelajaran. Salah satunya adalah kemampuan komunikasi matematis. Tujuan penelitian ini adalah untuk menge- tahui kontribusi pendekatan pembelajaran Realistic Mathematics Education (RME) dalam meningkatkan kemampuan komunikasi matematis. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library study). Ada 32 sumber berupa buku, journal dan prosid- ing yang di editing, organizing dan penemuan hasil penelitian. Hasil yang diperoleh yaitu pada langkah pertama RME memahami masalah kontekstual mampu mengasah indikator kemampuan komunikasi matematis yaitu mengekspresikan ide-ide matemat- ika melalui lisan, tulisan. Pada langkah kedua menyelesaikan masalah kontekstual mampu mengasah indikator kemampuan komunikasi yang kedua yaitu kemampuan memahami, menginterprestasikan, dan mengevaluasi ide-ide matematika. Pada langkah ketiga membandingkan dan mendiskusikan jawaban mampu mengasah indikator ke- mampuan komunikasi matematis ke tiga yaitu kemampuan menggunakan istilah, notasi matematika dan struktur-struktur untuk menyajikan ide, menggambarkan hubungan dan model situasi. Pada langkah keempat menarik kesimpulan mampu mengasah indi- kator kemampuan komunikais matematis satu yaitu yaitu mengekspresikan ide-ide matematika melalui lisan, tulisan serta menggambarkannya secara visual. Jadi dapat disimpulkan bahwa RME dapat meingkatkan kemampuan komunikasi matematis. ©2022 by the authors. Submitted for possible open access publication under the terms and conditions of the Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License-(CC-BY-SA) (https://creativecommons.org/licenses/by-sa/4.0/) Kata Kunci RME, Kemampuan Komunikasi Matematis Korespondensi E-mail: nitautami@uinib.ac.id 1. Pendahuluan Peranan matematika begitu penting dalam berbagai bidang ilmu yang sering disebut sebagai ratu ilmu, artinya matematika membantu semua bidang ilmu. Sejalan dengan ini An- thony (2009) menyatakan bahwa matematika memberikan pemahaman yang luas dan mempu- nyai peran penting dalam membentuk individu di aspek privasi, sosial, dan kehidupan ber- masyarakat sehingga tujuan pembelajaran matematika yaitu membentuk sikap pola berpikir kritis dan kreatif pada peserta didik [1]. Peserta didik harus diberi kesempatan bertanya dan berpendapat, sehingga menjadikan pembelajaran matematika lebih bermakna. Kemampuan komunikasi matematis merupakan salah satu kemampuan matematis yang perlu dimiliki oleh seorang peserta didik dalam menghadapi berbagai permasalahan matematis. Komunikasi ma-