P-ISSN: 0853-8603, E-ISSN: 2685-0087; 267-281 https://journal.ptiq.ac.id/index.php/alburhan 267 TEORI TAFSIR DENGAN PENDEKATAN GENDER (Studi Kedudukan Perempuan Dalam Rumah Tangga) Theory of Interpretation with A Gender Approach (Study of the Position of Women in the Household) منظورة التفسي من نظريربة النسيةلقا ادراسة( ف)رأة ف السرةنة ال مكاAbdul Jamil Wahab Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI ajamilwahab@gmail.com Ellys Lestari Pambayun Institut PTIQ Jakarta, Indonesia ellyslestari@ptiq.ac.id Abstrak Kajian ini membahas tentang kedudukan perempuan dalam rumah tangga melalui teori tafsir dengan pendekatan gender. Hasil kajian ini menyimpulkan bahwa meski secara normatif Islam memandang perempuan sebagai makhluk yang mulia dan terhormat, terdapat penafsiran- penafsiran terhadap beberapa ayat Alquran tentang kepemimpinan rumah tangga yang bias partihiarkhi dan tidak memberikan porsi keadilan terhadap hak-hak perempuan dalam rumah tangga. Sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan, muncul penafsiran-penafsiran yang lebih memiliki semangat kesetaraan terkait relasi gender. Beberapa teori tafsir dikembangkan dengan pendekatan perspektif gender antara lain oleh Muhammad Abduh, Asghar Ali Engineer, Amina Wadud, dan Quraish Shihab. Kata Kunci: Keadilan Gender, Asghar Ali Engineer, Amina Wadud, Quraish Shihab. Abstract This study discusses the position of women in the household through interpretation theory with a gender approach. The results of this study conclude that although Islam normatively views women as noble and honorable creatures, there are interpretations of several Qur'anic verses about household leadership that are biased in partihiarchy and do not provide a portion of justice for women's rights in the household. In line with the development of science, there are interpretations that have a more equal spirit regarding gender relations. Several interpretation theories were developed using a gender perspective approach, among others, by Muhammad Abduh, Asghar Ali Engineer, Amina Wadud, and Quraish Shihab. Keywords: Gender Justice, Asghar Ali Engineer, Amina Wadud, Quraish Shihab