Jurnal Saintek Perikanan Vol. 4, No. 2, 2009 : 62 - 68 62 ANALISIS DAMPAK PENGGANDA SEKTOR PERIKANAN DENGAN SEKTOR YANG LAIN PADA PEREKONOMIAN JAWA TENGAH Analyzes of Multiplier Effect of Fishery Sector With Other Sectors on the Central Java Monetary Adhyaksa Dault 1 , Abdul Kohar Mudzakir 2 , Agus Suherman 2 1 Program Doktor Manajemen Sumberdaya Pantai-Universitas Diponegoro Jl. Imam Bardjo SH No 5 Semarang 2 Program Studi Pemanfaatan Sumberdaya Perikanan FPIK UNDIP Jurusan Perikanan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan_Universitas Diponegoro Jl. Hayam Wuruk 4A Semarang Diserahkan : 18 Agustus 2008 ; Diterima : 2 November 2008 ABSTRAK Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak pengganda (multiplier effect) sektor perikanan terhadap perekonomian Jawa Tengah yaitu. Metode penelitian menggunakan studi kasus dan dilanjutkan dengan analisis deskriptif. Data yang dianalisis adalah Tabel Input Output Transaksi Domestik atas Dasar Harga Produsen Klasifikasi 19 Sektor Propinsi Jawa Tengah Tahun 2007. Analisis data dilakukan dengan menggunakan matematika ekonomi dan model input output yang dibantu dengan menggunakan program Excel dan GRIMP 7.1. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dampak pengganda tipe I maupun tipe II didapatkan nilai pengganda sektor perikanan masih kecil, sehingga belum dapat diandalkan untuk meningkatkan pertumbuhan output, pendapatan, dan penciptaan lapangan kerja. Kata Kunci :Dampak Pengganda, Perekonomian, Jawa Tengah ABSTRACT The research objective was to find out multiplier effects of the fishery sector on the Central Java monetary. A case study method was applied followed by descriptive analyses. The data of Domestic Transaction Input Output Table based on Classification 19 Producers’ Price Sector of Central Java Province Year 2007 was used. The data were analyzed using economic mathematics and input output modeling which were supported by using Excel Program and GRIMP 7.1. The results showed that type I and type II multiplier effects of fishery sector multiplier effects were still small, therefore, could not be used for increasing the output growth, income, and job opportunities. Key words: Multiplier effects, monetary, Central Java PENDAHULUAN Krisis ekonomi yang terjadi telah memberikan kontribusi pentingnya peranan sektor pertanian (termasuk sektor perikanan) dalam perekonomian. Faktor-faktor yang memberikan pengaruh negatif terhadap sektor industri, ternyata memiliki pengaruh yang kecil terhadap sektor pertanian termasuk sektor perikanan. Hal utama yang dianggap terkait dan bertanggung jawab terhadap goncangan (shock) yang terjadi pada kegiatan produksi dalam perekonomian tersebut adalah masalah depresiasi rupiah. Keterpurukan yang terjadi di dunia perbankan telah mengakibatkan ketidak- bersediaan perbankan untuk meminjamkan dana bagi pembelian sejumlah input yang memadai bagi kalangan industri. Sektor industri sangat tergantung sekali pada ketersediaan dana, khususnya untuk pembelian sejumlah besar input perantara (intermediate inputs). Selain itu, input- input tersebut lebih banyak didatangkan dari kegiatan impor. Dengan menurunnya nilai tukar rupiah, kemampuan pembelian input menjadi