Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat, Pekanbaru, 2021-11-18 conference.unri.ac.id
Unri Conference Series: Community Engagement. Volume 3 ISSN 2685-9017
370
Penyuluhan budidaya Magot sebagai pakan alternatif
pada budidaya Ikan Gurami di Kecamatan Negara
Kabupaten Jembrana Provinsi Bali
Ni Putu Diah Pradnyawati, Ganjar Wiryati*, & Toni Ruchimat
Politeknik Ahli Usaha Perikanan
* ganjar1667@gmail.com
Abstrak. Magot merupakan larva dari serangga Hermetia illucens yang dapat mengkonversi limbah organik menjadi
protein tinggi. Magot dapat dijadikan sebagai salah satu pakan alternatif ikan gurami yang memiliki kandungan protein
setara dengan pakan pelet. Hal ini sangat diperlukan oleh pembudidaya di Kecamatan Negara yang memiliki masalah
mengenai harga pelet yang semakin tinggi menyebabkan biaya operasional tinggi dan Kurangnya Pengetahuan
Keterampilan dan Sikap pembudidaya terhadap pakan alternatif yang dapat mensubstitusikan pakan pelet tersebut.
Pendampingan kelompok ini, dilakukan kurang lebih selama 3 bulan di POKDAKAN Mina Harapan. Tujuan dari
kegiatan ini, yaitu meningkatkan pengetahuan keterampilan sikap pembudidaya pada penerapan magot BSF sebagai
pakan alternatif untuk ikan gurame. Jenis data yang dikumpulkan berupa data primer dan data sekunder, pengumpulan
data dilakukan melalui observasi dan wawancara. Data yang dikumpulkan dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil
dari kegiatan ini yaitu peningkatan pengetahuan dan keterampilan sasaran mengenai bagaimana cara budidaya magot
dan perubahan sikap sasaran ke arah positif mengenai materi yang diberikan. Penambahan magot sebagai pakan
alternatif pada kegiatan dempond dapat diproyeksikan ke dalam 10 bulan pemeliharaan maka keuntungan yang didapat
menggunakkan magot BSF sebagai pakan alternatif sebesar Rp 6.020.420, sedangkan jika hanya menggunakkan pelet
keuntungan yang didapat dalam 10 bulan sebesar Rp 3.471.000 dengan jumlah tebar ikan 500 ekor.
Kata kunci: magot; gurami; penyuluhan; pakan; sasaran
Abstract. Magot is a larva of the insect Hermetia illucens that can convert organic waste into high protein. Magot can
be used as one of the alternative feeds of gourami fish that has a protein content equivalent to pellet feed. This is very
necessary by cultivators in the Negara District who have problems regarding the increasingly high price of pellets
causing high operational costs and Lack of Knowledge of Skills and Attitude of cultivators towards alternative feed that
can substitute the pellet feed. The assistance of this group was carried out for approximately 3 months at POKDAKAN
Mina Harapan. The purpose of this activity, which is to increase the knowledge of cultivator attitude skills on the
application of BSF maggot as an alternative feed for gourami fish. The type of data collected in the form of primary
data and secondary data, data collection is done through observation and interview. Data collected in qualitatively
denitrifying analysisThe result of this activity is an increase in knowledge and target skills regarding magot culture and
changes in the target to positive direction regarding the material provided. The addition of maggot as an alternative feed
in dempond activities can be projected into 10 months of maintenance then the profits obtained using maggot BSF as an
alternative feed of Rp 6,020,420, while if only using the benefits obtained in 10 months amounted to Rp 3,471,000 with
500 fish scattered.
Keywords: magot; gurami; extension; feed; target
To cite this article: Pradnyawati, N. P. D., G. Wiryati., & T. Ruchimat. 2021. Penyuluhan budidaya Magot sebagai
pakan alternatif pada budidaya Ikan Gurami di Kecamatan Negara Kabupaten Jembrana Provinsi Bali. Unri
Conference Series: Community Engagement 3: 370-378. https://doi.org/10.31258/unricsce.3.370-378
© 2021 Authors
Peer-review under responsibility of the organizing committee of Seminar Nasional Pemberdayaan Masyarakat 2021