Seminar Nasional Teknologi Informasi dan Komunikasi SENATIK|2018| Literasi Digital pada Era Revolusi Industri 4.0 =============================================================================== PROGRAM STUDI TEKNIK INFORMATIKA - UNIVERSITAS PGRI MADIUN | 396 ANALISIS USABILITY SISTEM INFORMASI AKADEMIK MAHASISWA UNIVERSITAS PGRI MADIUN MENGGUNAKAN METODE HEURISTIK Mei Lenawati 1 , Noordin Asnawi 2 Universitas PGRI Madiun Mei.lenawati@unipma.ac.id 1 , noordin_asnawi@unipma.ac.id 2 ABSTRAK Salah satu fasilitas utama yang dibutuhkan universitas adalah sistem informasi akademik dalam bentuk website sehingga dapat diakses oleh mahasiswa dan dosen dengan mudah, dimana mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan sepeti kepengurusan KRS, KHS, melihat jadwal kuliah dan kegiatan akademik lainya. Selain itu dosen juga dapat menggunakan sistem informasi akademik untuk melakukan input nilai, kontrol terhadap prestasi mahasiswa dan lain sebagainya. Sistem informasi akademik UNIPMA masih dalam tahap pengembangan sehingga masih ditemui beberapa fungsi yang kurang maksimal maka dari itu diperlukan analisis usability dengan metode Heuristic dengan harapan dapat ditemui tolak ukur dari tingkat usabilitas sistem informasi akademik universitas PGRI Madiun. Kata kunci : Usability , Metode Heuristic, Sistem Informasi Akademik PENDAHULUAN Universitas PGRI Madiun diresmikan pada tanggal 3 januari 2017, dan merupakan gabungan dari STT Dharma Iswara, STIE Dharma Iswara dan IKIP PGRI Madiun. Ketika melebur menjadi Universitas PGRI Madiun salah satu fasilitas utama yang dikembangkan adalah sistem informasi akademik dalam bentuk website, dimana mahasiswa dapat melaksanakan kegiatan sepeti kepengurusan KRS , KHS. Selain itu dosen juga dapat menggunakan sistem informasi akademik untuk melakukan input nilai, kontrol terhadap prestasi mahasiswa dan lain sebagainya. Website adalah kumpulan halaman-halaman yang menampilkan informasi berupa teks, gambar, animasi, suara, dan atau gabunga dari semuanya itu baik yang bersifat statis maupun dinamis yang membentuk satu rangkaian bagunan yang saling terkait dimana masing-masing dihubungkan dengan jaringan-jaringan halaman (hyperlink)[1]. [2]Salah satu poin penting dalam membangun aplikasi berbasis web adalah berkaitan dengan perancangan desain antar muka. Aplikasi yang akan dibangun harus memiliki tampilan antar muka yang user-friendly. Pembuatan suatu sistem informasi harus memperhatikan faktor kemudahan bagi penggunanya ( usability). Usability sebagai suatu pengalaman pengguna dalam berinteraksi dengan aplikasi atau situs web sampai pengguna dapat mengoperasikannya dengan mudah dan cepat. Faktor-faktor penyebab pentingnya website memiliki aspek usability, di antaranya adalah kebiasaan atau perilaku pengguna yang mengakses website, banyak pengguna yang tidak dapat menerima design website yang buruk dan mau meluangkan waktu untuk mempelajari suatu website. Atau dengan kata lain, pengguna sangat ingin segera mengerti dengan seketika (instant), atas apa yang disajikan dalam suatu website[3]. Sistem informasi akademik UNIPMA masih dalam tahap pengembangan sehingga masih ditemui beberapa fungsi yang kurang maksimal.maka dari itu diperlukan analisis usability dengan harapan dapat ditemui tolak ukur dari tingkat usabilitas sistem informasi akademik universitas PGRI Madiun. [4]Metode Heuristik atau evaluasi heuristik yang diusulkan oleh Nielsen dan Molich merupakan sistem yang digunakan untuk mengevaluasi software. Heuristik adalah guideline, prinsip umum, peraturan dan pengalaman yang bisa membantu keputusan atau bisa juga mengkritik suatu keputusan yang sudah diambil, penilaian dilakukan untuk memperbaiki daya guna supaya lebih baik. Peran daya guna suatu sistem lebih penting daripada tampilan sistem. Heuristik memiliki 10 dasar menilai suatu sistem, yaitu : 1. Visibility of system status / Visibilitas status sistem 2. Match between system and the real world/ Kecocokan antara sistem dan dunia nyata 3. User control and freedom/kontrol user dan kebebasan 4. Consistency and standard/konsisten dan standar 5. Error Preventation/pencegahan kesalahan