Comm. Hort. J, Februari 2017, 1(1):8-13 Gysberth Pattiruhu, Y Aris Purwanto, dan Emmy Darmawanty PENDAHULUAN Mangga merupakan tanaman buah tahunan berupa pohon yang berasal dari negara India, yang kemudian menyebar ke wilayah Asia Tenggara termasuk Malaysia dan Indonesia (FAO 2005). Penanganan pascapanen di Indonesia belum memadai sehingga mengakibatkan kualitas buah yang dihasilkan rendah dan kehilangan hasil buah segar. Dalam melakukan penanganan pascapanen pada buah mangga membutuhkan pengetahuan pascapanen yang fisiologi buah dan pemahaman tentang bagaimana menentukan penanganan untuk mempertahankan dan mengembangkan kualitas buah yang tinggi (Yahia, 2005; Brecht dan Yahia, 2009). Salah satu penanganan pascapanen yang dapat diupayakan adalah penyimpanan dengan menggunakan suhu rendah. Penyimpanan dingin dimaksudkan untuk menurunkan suhu produk sehingga dapat memperlambat laju respirasi. Secara teoritis, semakin rendah suhu penyimpanan, kemampuan respirasi buah-buahan segar dapat semakin dihambat (Fennir et al. 2003). Karena pada suhu penyimpanan rendah, solubiditas dari cairan dalam sel buah-buahan akan semakin tinggi yang dapat menekan proses respirasi produk (Purwanto et al., 2005). Tetapi penyimpanan dingin dengan suhu yang tidak tepat dapat menyebabkan chilling injury dan membuat mutu produk menjadi menurun dan akan berpengaruh pada nilai jualnya. Perlakuan Panas untuk Mengurangi Gejala Kerusakan Dingin pada Mangga (Mangifera indica L.) var. Gadung selama Penyimpanan pada Suhu Rendah Heatshock Treatment in Reducing Chilling Injury Symptoms on Mangoes (Mangifera indica L.) cv. Gadung during Low Temperature Storage Gysberth Pattiruhu, Y Aris Purwanto * , dan Emmy Darmawanty Departemen Teknik Mesin dan Biosistem, Fakultas Teknologi Pertanian, Institut Pertanian Bogor (Bogor Agriculture University), Kampus IPB Dramaga, Bogor 1660, Indonesia. *Penulis untuk koresponden. email: arispurwanto@gmail.com Diterima 11 November 2016/Disetujui 9 Januari 2017 ABSTRACT Mango (Mangifera indica L.) is perishable horticulture product. Commercially, mango fruits are harvested at the mature-green stage of development and are handled at low temperatures to facilitate shipping. However, long term low temperature storage of mature-green mango fruits is currently risky because of chilling injury (CI). The ojective of this study was to examine quality changes of mango during storage at 8 o C after heatshock treatment. Heatshock treatment consist of hot water treatment (HWT) at temperature of 55 o C in 3 and 10 minutes and intermittent warming (IW) at temperature 20 o C for 1 day after 2 and 3 days of low temperature storage. The result showed that HWT of 55 o C in 3 minutes could decrease of weight loss and maintain the quality and chemical content of mango during storage at low temperatures. While IW treatment after 2 and 3 days at low temperature storage in this study was not effective in reducing chilling injury and maintaining quality of mango. Keywords: chilling injury, hetshock treatment,low temperature storage, mango. ABSTRAK Mangga (mangifera indica L.) termasuk produk pertanian yang memiliki sifat mudah rusak dan mengalami susut. Penanganan pascapanen menggunakan suhu dingin dapat mempertahankan umur simpan dan mengurangi susut. Namun, penyimpanan menggunakan suhu rendah dapat menyebabkan kerusakan dingin (chilling injury), dan menurunkan mutu dari buah mangga. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji perubahan mutu dan chilling injury pada buah mangga setelah diberikan perlakuan panas pada penyimpanan dengan suhu 8 o C. Perlakuan panas terdiri dari HWT pada suhu 55 o C selama 3 dan 10 menit, IW pada suhu 20 o C selama 1 hari setelah 2 dan 3 hari penyimpanan. Hasil penelitian menunjukkan pemberian HWT selama 3 menit mampu mengurangi terjadinya kerusakan dingin dan menjaga mutu dan kandungan kimia buah mangga selama penyimpanan pada suhu rendah dibandingkan HWT selama 10 menit. Sedangkan perlakuan IW setelah 2 hari atau 3 hari dalam penelitian ini tidak efektif dalam mengurangi kerusakan dingin dan mempertahankan kualitas dari buah mangga selama penyimpanan pada suhu rendah. Kata kunci: kerusakan dingin, mangga, perlakuan panas, penyimpanan suhu rendah. ISSN 2580-2100 e-ISSN 2580-6327 Tersedia daring http://horticulturae.ipb.ac.id