https://doi.org/10.31764/mj.v3i2.478 Midwifery Journal | Kebidanan ISSN 2503-4340 |e-ISSN 2614-3364 Vol. 3 No. 2 Agustus 2018, Hal. 95-98 FAKTOR- FAKTOR YANG MENYEBABKAN STATUS GIZI KURANG PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS SAIL PEKANBARU TAHUN 2016 Berliana Irianti Kebidanan, Akademi Kebidanan Internasional Pekanbaru, berlianairianti@yahoo.com INFO ARTIKEL ABSTRAK Riwayat Artikel: Diterima: 17-05-2018 Disetujui: 10-06-2018 Abstrak: : Status gizi merupakan keadaan kesehatan tubuh seseorang atau sekelompok orang yang diakibatkan oleh konsumsi, penyerapan serta penggunaan zat gizi. Faktor yang menyebabkan terjadinya status gizi kurang pada anak balita: Jarak kelahiran yang terlalu rapat, sosial ekonomi, ketidaktahuan akan hubungan makanan dan kesehatan, prasangka buruk terhadap bahan makanan tertentu, kesukaan yang berlebihan terhadap jenis makanan tertentu, penyakit infeksi. Adapun tujuan penelitian ini untuk mengetahui faktor- faktor yang menyebabkan status gizi kurang pada balita di wilayah kerja puskesmas Sail tahun 2016. Jenis penelitian kuantitatif dan desain penelitian deskriptif. Lokasi penelitian dilaksanakan di wilayah kerja puskesmas Sail dan waktu penelitian dilaksanakan pada tanggal 15-20 Februari 2016. Populasinya ibu yang memiliki balita dengan status gizi kurang di wilayah kerja Puskesmas Sail berjumlah 20 kasus dan sampel berjumlah 20 kasus balita gizi kurang. Instrumen penelitian menggunakan lembar check list dan teknik pengumpulan data menggunakan data primer. Hasil penelitian didapatkan bahwa dari 20 responden mayoritas faktor pengetahuan ibu yang memiliki balita dengan status gizi kurang adalah rendah sebanyak 11 orang (55%), dan mayoritas faktor tingkat ekonomi orang tua adalah Rendah sebanyak 12 orang (60%) dan mayoritas faktor jarak kelahiran yang terlalu rapat sebanyak 12 orang (60%). Kesimpulan: faktor-faktor yang menyebabkan status gizi kurang pada balita yaitu faktor tingkat ekonomi orang tua dan jarak keahiran. Dari hasil penelitian ini peneliti berharap bisa menjadi bahan masukan instansi kesehatan dengan meningkatkan pengetahuan ibu tentang status gizi kurang pada balita melalui penyuluhan dari petugas kesehatan dan memberikan makanan tambahan bagi balita tersebut Abstract: : Nutrition status is a health condition of a person's body or a group of people caused by consumption, absorption and the use of nutrients. Factors leading to undernourishment in under-five children: Overcrowded birth, socioeconomic, ignorance of food and health relationships, prejudice against certain food items, overabundance of certain types of food, infectious diseases. The purpose of this study to determine the factors that cause underweight nutritional status in infants in the working area of sail health center in 2016. Quantitative research type and descriptive research design. The location of the research was conducted in the working area of Sail Health Centre and the time of the research on February 15-20, 2016. The population of mothers who had under-five children with less nutritional status in Sail Health Centre were 20 cases and all were used as research samples. The research instrument uses check list and data collection techniques using primary data. The result showed that from 20 respondents, the majority of knowledge factors of mothers who have under five children with low nutritional status are low knowledge as many as 11 people (55%), and the majority of factors of economic level of parents are low as many as 12 people (60%) and majority of birth distance factor which is too tight as many as 12 people (60%). Conclusion: the factors that cause poor nutritional status in children under five are factors of parents' economic level and distance of expertise. From the results of this study, the researcher hopes to become input material of health institution by improving mother's knowledge about nutrient status less on toddler through counseling from health officer and providing supplementary food for the toddler Kata Kunci: Status Gizi Kurang Pengetahuan Sosial ekonomi Jarak kelahiran —————————— —————————— A. LATAR BELAKANG Status gizi adalah keadaan tubuh sebagai akibat konsumsi makanan dan penggunaan zat-zat gizi. Status gizi ini menjadi penting karena merupakan salah satu faktor risiko untuk terjadinya kesakitan dan kematian. Status gizi yang baik bagi seseorang akan berkontribusi terhadap kesehatannya dan juga terhadap kemampuan dalam proses pemulihan. Status gizi masyarakat dapat diketahui melalui penilaian konsumsi pangannya berdasarkan data kuantitatif maupun kualitatif. Di negara berkembang, kesakitan dan kematian pada anak balita banyak dipengaruhi oleh status gizi (Supariasa, 2001). Status gizi balita perlu dipertahankan dalam status gizi baik, dengan cara memberikan makanan bergizi seimbang yang sangat penting untuk pertumbuhan (Paath, 2004). Keadaan gizi yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam upaya mencapai derajat kesehatan yang optimal. Namun, berbagai penyakit gangguan gizi dan gizi buruk akibat tidak baiknya mutu makanan maupun jumlah