BAKTIMAS Jurnal Pengabdian pada Masyarakat Vol. 1, No. 4, Desember 2019 eISSN 2685-113x pISSN 2685-0303 180 Diversifikasi Produk Olahan Kelapa Bagian Dalam bagi Enterpreneurship Bumdes Di Jambi Musnaini 1 , Rike Setiawati 2 , Besse Widiawati 3 1,2,3 Universitas Jambi Universitas Jambi, Jl. Raya Jambi - Muara Bulian KM.15 Mendalo Indah Muaro Jambi, Jambi, Indonesia, 0741-583377 e-mail: * 1 musnaini@unja.ac.id; 2 Rike_setiawati@unja.ac.id; 3 widya_anwary@yahoo.com Penulis Koresponden: musnaini@unja.ac.id DOI : 10.32672/btm.v1i4.1719 ABSTRAK Pelatihan peningkatan diversifikasi produk Olahan Kelapa Bagian Dalam yang berkualitas. Kegiatan pengabdian ini ditujukan untuk mengatasi persoalan yang mengemuka yaitu masalah manajemen produksi olahan kelapa bagian dalam khususnya pengolahan Virgin Coconut Oil (VCO) dan manajemen pemasarannya serta izin pemasaran (BPOM, P-IRT dan sertifikasi halal), manajemen pemasaran terkait strategi bersaing. Mitra pengabdian ini terdiri dari Bumdes Manunggal Jaya di Desa Manunggal Makmur Kecamatan Kualo Jambi dan Bumdesa Mart Desa Penyengat Olak Kecamatan Jambi Luar Kota. Pengabdian dilakukan selama 7 Bulan (Bulan April sampai dengan Oktober tahun 2019). Solusi yang ditawarkan adalah program pelatihan dan pendampingan menggunakan strategi fungsional berupa manajemen produksi, manajemen pemasaran, dan pendampingan pengurusan aspek legalitas produk olahan kelapa dalam khususnya VCO (labeling dan kemasan). Untuk keberlanjutan produksi olahan kelapa bagian dalam perlu diversifikasi produk berupa Virgin Coconut Oil (VCO), nata coco, dan cuka kelapa dan standarisasi kualitas produk. Selanjutnya pengembangan pemberdayaan produksi, manjemen pemasaran serta sumberdaya manusia untuk menjaga dan meningkatkan kualitas produk kelapa dalam membutuhkan dengan fasilitator aktif badan usaha milik desa dan peran kegiatan pengabdian masyarakat dari Universitas Jambi. Kata kunci: VCO, Cuka Kelapa, Nata de coco, Manjemen Pemasaran, Bumdes PENDAHULUAN Selama ini hasil panen kelapa hybrida di kabupaten Tanjung Jabung Timur hanya di jual dalam bentuk kelapa bulat ataupun kopra. Salah satu desa penghasil kelapa di Kabupaten Tanjab Timur yaitu desa manunggal makmur. Akan tetapi nilai tambah yang diperoleh dari potensi lokal berupa kelapa tersebut belum menunjukkan signifikansi terhadap peningkatan kesejateraan masyarakat setempat. Karena selama ini produksi kelapa yang melimpah tidak dikelolah atau dikembangkan berupa produk turunan kelapa berupa minyak kelapa, vorgin coconut oil, santan cair, santan bubuk untuk daging kelapa, sementara untuk air kelapa dapat berupa nata de coco, Hydro coco, cuka, penggumpal lateks dan lain lain (Purwana, 2019). Hal ini dianggap belum